Tampilkan postingan dengan label alasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alasan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2012

PKS Tegas Dukung Penuntasan Skandal Century


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tak akan bergeser sikapnya dalam penuntasan kasus skandal bailout Bank Century Rp 6.7 triliun. Bahkan, PKS akan menjadi partai yang akan ikut mengusung Hak Menyatakan Pendapat (HMP) menuntaskan kasus ini.

"Kita sepakat dari awal, mendukung Century dari awal, termasuk mendukung Hak Menyatakan Pendapat. PKS concern mengawal Century, dan tak akan bergeser sikapnya," kata Ketua DPP PKS Bidang BUMN, Perdagangan, Koperasi Kecil dan Menengah, Refrizal, Selasa (02/01/2011).

Hasil audit investigasi kedua yang dilakukan oleh BPK, kata Refrizal, juga menjadi acuan bagi PKS dalam penuntasan kasus ini. Penuntasan kasus ini, diharapkan terbuka dan terang menderang.

"Dan hasil audit terbaru BPK juga menjadi bahan bagi KPK untuk bekerja. DPR mengawasi semuanya. Kami ingin KPK jilid III ini dapat menuntaskan kasus korupsi yang besar-besar. Meski kasus korupsi yang kecil-kecil juga jangan dibiarkan," tandasnya.

KPK jangan sampai lari dari subtabsi, membersihkan semua praktik korupsi. Bagi kami, koruptor itu adalah terotis. Secara pelan-pelan membunuh. Kita sudah kehilangan KPK yang kemarin, sekarang harapannya ada di KPK sekarang ini, jangan sampai mengecewakan," demikian Refrizal.

Selasa, 03 Januari 2012

Efek minum air sambil berdiri


Efek minum air sambil berdiri


Bila kita minum sambil duduk, air yang kita minum akan disaring oleh sphincter. Sphincter adalah suatu struktur maskuler ( berotot ) yang bisa membuka ( sehingga air kemih dapat lewat ) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal.

Nah jika kita minum berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lagi langsung menuju kantung kemih sehingga terjadi pengendapan disaluran ureter. Limbah-limbah ( pengendapan ) yang menyisa diureter inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal yang merupakan salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Salah satu gejalanya adalah susah buang air kecil.


Cara mengatasinya :
1. Biasakan minum sambil duduk
2. Perbanyak minum air putih
Silahkan dicoba.

Tambahan :
Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda:
Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata: ”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.
Muslim dan Turmidzi)

bersabda Nabi dari Abu Hurairah,
“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)

Sumber : Cafepojok.com

Jago Merah Lalap 50-an Rumah di Kwitang

Warga mulai membersihkan dan berbenah pasca kebakaran yang melanda kawasan Kramat Kwitang RT 09 RW 09, Jakarta Pusat.

Jakarta - Jago merah mengamuk lagi. Tak kurang dari 50 rumah dan kios hangus akibat lalapan api. Warga Jl Kramat Kwitang III RT 9/ RW IX, Jakarta pun panik. Api mulai membumbung sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (24/8/2006). Penyebab kebakaran masih simpang siur. Diduga api berasal dari pembakaran dupa sesaji salah seorang warga. Lokasi kebakaran adalah di pemukiman padat penduduk yang terletak di dekat Pasar Dalam Kwitang. Sekitar 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Pukul 05.30 WIB, api sudah bisa dikuasai. Warga setempat masih berkerumun di lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran juga mengambil air dari Sungai Ciliwung untuk memadamkan api. Sementara itu, situasi lalu lintas masih lancar, mengingat peristiwa terjadi pada dini hari. (nvt/)

Usai Kebakaran Kwitang, Pedagang Masih Semangat Gelar Dagangan
Ari Saputra - detikcom Jakarta - Bau hangus masih kuat tercium. Bahkan asap sisa kebakaran di Jl Kramat Kwitang III, Jakarta Pusat, masih mengepul. Namun para pedagang Pasar Dalam Kwitang masih bersemangat menggelar dagangannya.

Akibat kebakaran, banyak los pasar yang tidak bisa digunakan. Jalan sekitar pasar pun digunakan untuk tempat berdagang. Namun pedagang yang tidak kebagian tempat terpaksa masuk ke dalam pasar yang gelap.

Sabtu, 31 Desember 2011

Anis Matta: Dahlan Iskan Layak Jadi Capres

SURABAYA- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai sosok Menteri Negera (Meneg) BUMN Dahlan Iskan layak untuk menjadi calon presiden.

"Kami kira Dahlan Iskan memang layak untuk maju sebagai Capres," kata Sekjen DPP PKS Anis Matta usai temu kader di Hotel Oval, Jalan Diponegoro, Surabaya, Sabtu (24/12/2011).

Sayangnya, Anis tidak menyebut alasan terkait mewacanakan mantan Dirut PLN ini untuk duduk dikursi RI 1 itu.

Selain itu, beberapa tokoh lain yang layak berpeluang sebagi capres pada 2014 nanti. Seperti, Anas Urbaningrum, Abu Rizal Bakrie, Prabowo Subianto, Djoko Suyanto, Pramono Edi Wibowo dan juga Hatta Rajasa. "Pak Mahfud MD juga pantas untuk nyapres," tambahnya.

Menurutnya, semakin banyak calon yang akan bertarung dalam Pilpres tentunya akan lebih baik. Hal itu, dapat mencerminkan demokrasi yang sudah ada berjalan dengan mulus. Namun, kata Anis, seharusnya aturan terkait pencalonan ada perubahan.

Seperti President Threashold diturunkan tidak 20 persen, minimal sama dengan Parlementary Threashold. Hal itu, tentunya membuka peluang bagi partai yang lolos PT untuk mengusung calon. Kemudian, deklarasi capres juga harus lebih awal. Dengan demikian masyarakat akan lebih tahu calon-calon yang akan memimpin negeri ini.

Indonesia sendiri, memiliki banyak calon-calon pemimpin yang bagus meski bukan dari kalangan partai. "Indonesia banyak calon-calon yang kualifikasinya baik meski tidak dari orang partai," cetusnya.

Sedangkan di internal PKS sendiri memiliki beberapa tahapan untuk mengusung calon presiden. Pertama adalah kajian dari Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PKS dan mendorong kader internal yang potensial untuk maju. Kedua, PKS sudah membentuk panitia seleksi untuk kriteria pencapresan hingga penetapan.

"Sampai sejauh ini masih proses dan belum mengkerucut sebuah nama capres yang akan diusung PKS," katanya.

*)http://news.okezone.com/read/2011/12/24/337/546866/pks-lihat-dahlan-iskan-bisa-masuk-bursa-capres

Ternyata Kalangan Kristen Koptik Mesir Pilih Partai IM, ini alasan mereka...


Salah satu penyumbang kemenangan Freedom and Justice Party (FJP) partai bentukan Ikhwanul Muslimin pada pemilu Mesir berasal dari kelompok Kristen Koptik. Sebagaimana dilansir oleh situs resmi IM ikhwanweb, para pemilih yang berasal dari pemeluk Kristen Koptik memberikan alasanya mengapa memberikan totalitas dukungan terhadap Partai IM.

Merval Williaw, salah seorang pemeluk Kristen Koptik menyatakan bahwa pada pemilihan putaran pertama memilih FJP dan pada putaran selanjutnya saya juga akan memilihnya kembali. “Alasan utama mengapa saya mendukung dan memilih FJP adalah karena partai ini memfokuskan diri pada keadilan bagi seluruh masyarakat Mesir dan saya percaya 100% FJP akan mewujudkan keadilan bagi semua”.

Pemeluk Kristen Koptik lainya yang juga memilih FJP adalah Farha Maher Ibrahim. Maher memaparkan, “Saya tidak terpengaruh dengan propaganda negatif atau rumor yang beredar tentang negara Islam. Bagi saya tidak masalah, selama negara Islam memberikan keadilan dan kebebasan bagi semua pihak, maka itu perlu didukung, saya berkeyakinan FJP yang dilahirkan dari rahim Ikhwanul Muslimin ini dapat mewujudkan keadilan itu.”

Selanjutnya, Amal Sobhi yang juga pemeluk Kristen Koptik memberikan harapanya, “Semoga FJP sukses dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan bagi semua masyarakat Mesir. Saya melihat bahwa FJP sangat demokratis, hal ini terlihat dari prioritas utama FJP untuk meweujudkan keadilan dan kesetaraan hak baik Muslim maupun Kristen Koptik”.






*)http://www.ikhwanweb.com/article.php?id=29447

*)www.fimadani.com

Jumat, 30 Desember 2011

Gedung Pemasaran Pertamina Terbakar


Liputan6.com, Jakarta: Kepulan asap hitam terus menyembur dari lantai tiga Gedung Divisi Pemasaran Pertamina di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (29/12) malam. Kobaran api di dalam ruangan teknologi informasi tersebut langsung menghabiskan hampir seluruh ruangan. Diduga, kebakaran ini dipicu hubungan pendek arus listrik di ruangan itu.

Ada 23 mobil Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Petugas baru berhasil memadamkan api satu jam kemudian. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.(ANS)

Kamis, 29 Desember 2011

Apa Yang Kita Lakukan Pada Hari Jumat ?

PKS Jakarta - Sekarang adalah hari Jumat. Sekedar mengingatkan, ada beberapa hal yang khusus dan spesifik terkait hari Jumat. Bagi umat Islam, hari Jumat memiliki nilai keistimewaan, sebagaimana telah disabdakan Nabi Saw: “Hari terbaik terbitnya matahari adalah pada hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu pula dimasukkan ke dalam surga dan pada hari itu tersebut dia dikeluarkan dari surga” (HR. Muslim).
Nabi Saw juga telah bersabda, “Sesungguhnya hari ini adalah hari raya, Allah menjadikannya istimewa bagi kaum muslimin, maka barangsiapa yang akan mendatangi shalat Jumat hendaklah dia mandi” (HR. Ibnu Majah).
Berikut beberapa tuntunan pada hari Jumat.
1. Memperbanyak Shalawat Nabi
Nabi Saw bersabda, “Perbanyaklah membaca shalawat bagiku pada hari Jumat dan malam Jumat, sebab barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku satu shalawat saja maka Allah akan membaca shalawat kepadanya sepuluh kali shalawat” (HR Baihaqi).
2. Mandi Jumat
Salah satu tuntunan pada hari Jumat adalah mandi Jumat, “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” (HR. Bukhari dan Muslim). Waktunya adalah sebelum berangkat shalat Jumat, dengan cara seperti mandi janabat biasa.
3. Menggunakan Wewangian
Nabi Saw bersabda, “Barang siapa mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu shalat sesuai yang ditentukan baginya dan ketika imam memulai khutbah, ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Bersegera Berangkat ke Masjid
Nabio Saw bersabda, “Barangsiapa yang mandi, lalu bergegas menuju masjid, mendekat kepada posisi imam, mendengar dan memperhatikan khutbah maka setiap langkah yang dilangkahkannya akan mendapat pahala satu tahun termasuk puasanya” (HR. Imam Ahmad).
5. Shalat Jumat dan Shalat Sunnah Setelahnya
Nabi Saw bersabda, “Apabila kalian telah selesai mengerjakan sholat Jumat, maka shalatlah empat rakaat.” Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, bahwa Suhail berkata, “Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka shalatlah dua rakaat di masjid dan dua rakaat apabila engkau pulang” (HR. Muslim, Tirmidzi).
6. Membaca Surat Al Kahfi
Nabi Saw bersabda, “Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat” (HR. Imam Hakim).
7. Memperbanyak Doa
Pada hari ini terdapat saat terkabulnya doa, sebagaimana penjelasan Nabi Saw,  “Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat satu saat tidaklah seorang muslim mendapatkannya dan dia dalam keadaan berdiri shalat dia meminta kepada Allah suatu kebaikan kecuali Allah memberikannya, dan dia menunjukkan dengan tangannya bahwa saat tersebut sangat sedikit” (HR. Muslim dan Al-Bukhari).
Sumber : http://cahyadi-takariawan.web.id/?p=1934

Dengarkan Suara Rakyat Palestina


Gelombang demokratisasi yang saat ini berlangsung di Timur Tengah berdampak baik bagi perkembangan perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan. Rakyat Palestina harus menyambut angin reformasi yang sedang berhembus di Timur Tengah dengan semangat persatuan dan menghindari perselisihan  diantara faksi-faksi perjuangan Palestina.

Gelombang demokratisasi di Timur Tengah atau sering disebut Arab Spring mempunyai kesamaan karakter antara negara yang satu dengan lainnya, yaitu kejatuhan rezim oleh gelombang ketidakpuasan rakyatnya.

Demikian dikatakan Wakil Ketua DPP PKS Bidang Kebijakan Publik, Almuzammil Yusuf dalam deklarasi masyarakat Asia Pasifik untuk Kemerdekaan Palestina (Asia Pacific Community for Palestine) di Marocco House, jalan Tasikmalaya Menteng, Jakarta, Selasa (29/11/2011).

Hadir dalam deklarasi tersebut Suripto dari Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), koordinator AsPac Community for Palestine Bachtiar Nasir, pakar hukum Bambang Widjojanto, Dubes Palestina Fariz Mehdawi, Ketua Harian Komite Nasional UNESCO untuk Indonesia Arif Rahman, perwakilan Walubi, Persatuan Pemuda Katolik, dan sejumlah ormas lainnya.

"Gerakan demokratisasi atau Arab Spring berangkat dari kesamaan, yakni tuntutan agar rezim yang berkuasa harus mendengar suara hati publik. Karena itu faksi-faksi di Palestina, Hamas dan Fatah harus menghilangkan perbedaan. Pemerintah Palestina harus mendengar suara hati rakyatnya, bukan suara Amerika," cetus Almuzammil.

Lebih lanjut Almuzammil mengatakan, Arab Spring menggambarkan suara hari rakyat Arab yang menginginkan keadilan dan kebebasan, serta memberikan kesempatan kepada gerakan-gerakan Islam untuk tampil. Menurutnya, apa yang terjadi di Timur Tengah sangat besar karena ada rekayasa Allah SWT dan memberikan harapan baru bagi perjuangan di Palestina.

"Apa yang terjadi di sana saat ini diluar analisa pakar-pakar politik internasional. Ini sesuatu yang besar karena ada intervensi Allah. Di Mesir, kelompok Islam menang. Di Tunisia, kelompok Islam menang. Di Maroko juga demikian. Kemungkinan di Suriah pun demikian. Karena itu kita harus terus memberikan dukungan perjuangan kepada mereka dan tetap bekerja," jelas anggota komisi I DPR RI ini.

Diluar jazirah Arab, kata Almuzammil, rakyat Palestina bergantung pada dua kekuatan Islam yang besar, yakni di Asia Tengah (Turki) dan Asia Tenggara (Indonesia). Gelombang dukungan dari Turki dan Indonesia akan melengkapi gelombang yang muncul di Timur Tengah untuk menekan Israel. Karena bangkitnya kekuatan Islam di sejumlah negara Arab, lanjutnya, akan memberi tekanan yang semakin kuat terhadap Israel.

"Karena itu kondisi ini harus dimanfaatkan rakyat Palestina untuk memperkokoh persatuan, dan pemerintah Palestina harus mendengarkan suara hati rakyatnya," pungkas Almuzammil.

Sule : Demi PKS Saya Membatalkan Undangan di tempat lain

Jakarta (17/4) : Kedatangan Sule "Prikitiw" langsung disambut heboh massa di GBK. Massa yang membludak langsung berdiri semangat menyambut Sule.
" Selamat Ulang Tahun yang ke 13 PKS," ucapnya.
Sule membuka perjumpaan dengan massa PKS dengan mengucapkan selamat milad ke-13. Kontan para kader dan simpatisan yang langsung menyambutnya dengan penuh kegembiraan.
Pelawak Opera Van Java ini selanjutnya mengajak massa untuk yang melaut ini untuk mebuat gelombang keadilan. Tanpa dikomando lagi massa langsung bersemangat menyambut seruan Sule.
" Demi PKS, saya membatlakan acara saya ke Semarang, " lanjutnya yang disambut tepuk tangan meriah oleh massa yang hadir.
Loh, memang ada acara di Semarang? " Lagian, ngapain juga saya ke Semarang, gak ada yang ngundang," spontan Sule menjawab pertanyaan MC. Massa menyambut dengan gelak tawa yang membahana.
" Saya datang kemari karena saya ingin mendukung upaya PKS dalam memajukan bangsa," lagi-lagi massa menyambut dengan tepuk tangan yang lebih meriah.
Terakhir Sule menyapa semua duta besar yang hadir dengan logat Inggris dan Arab yang dimain-mainkan. Sambutan heboh kembali terjadi saat Sule membacakan nama Dubes Palestina.
Awas ada Sule!!!! Prikitiwww!!!

Rabu, 28 Desember 2011

Hilmi Aminuddin : Bang Sani Memimpin, Jakarta Kembali Fitrah


PKS Jakarta : Jakarta akan sejahtera bila Jakarta kembali kepada fitrahnya, dan Jakarta akan kembali kepada fitrahnya, bila Triwisaksana memimpin Jakarta.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin padaacara Family Expo PKS di Kota Tua, Ahad (24/12). Oleh karena itu, Hilmi meminta warga Jakarta untuk mendukung Triwisaksana pada pilkada 2012 mendatang, agar Jakarta kembali kepada fitrahnya.

Pada kesempatan itu, Hilmi juga menyatakan bahwa kunci kunci kesejahteraan dan keberhasilan hidup manusia adalah bila tiap-tiap anggota keluarga kembali pada fitrahnya.

“Pangkal kerusakan sebuah rumah tangga karena suami dan isteri lupa akan fitrahnya. Bila ingin keluarga hidup normal, kembalikan seluruh peran hidup kepada fitrahnya,” tegas Hilmi.

Pada kesempatan yang sama, Triwisaksana atau yang biasa dengan sebutan Bang Sani ini, mengatakan bahwa PKS akan memikirkan kepentingan para ibu dan kaum perempuan melalui pemberian anggaran pemberdayaan perempuan dengan porsi lebih besar. “Bila PKS masuk dalam pemerintahan, Insya Allah anggaran bagi pemberdayaan perempuan akan tiga kali lipat lebih besar,” tegas Sani. (adine)

Bertemu Karena Allah, dan Berpisah Karena Allah


Sebelum Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam wafat, beliau sempat menyiapkan pasukan di bawah panglima muda, Usamah bin Zaid, yang ditugaskan mengamakan perbatasan dari serangan Romawi. Inilah peninggalan Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam, sebelum wafat. Betapa beliau sangat memperhatikan keselamatan umatnya dari ancaman orang-orang Romawi.

Ketika Abu Bakar As-Shiddiq menjadi khalifah , para shahabat utama mengusulkan agar pasukan yang belum sempat diberangkatkan oleh Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam itu, tidak diberangkatkan, tetapi digunakan untuk menjaga kota Madinah yang terancam musuh. Madinah menghadapi ancaman dari orang-orang yang murtad.

Abu Bakar ra menolak usulan shahabat utama itu. Khalifah pertama itu menjawab dengan kata-kata yang mencerminkan limpahan kekuatan, keteguhan iman, tekad dan komitmentnya yang tidak dapat ditawar-tawar mengikuti jejak Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam.

"Wallahi. Aku tidak akan membatalkan apa yang telah diputuskan oleh Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam, sekalipun burung-burung menyambar kita, binatang buas mengepung Madinah, dan anjing-anjing menyeret Ummul Mukminin. Aku akan tetap memberangkatkan pasukan Usamah! Dan seandainya di negeri ini tidak ada yang tersisa kecuali aku, pasti aku akan tetap melaksanakana itu", tegas Abu Bakar as-Shiddiq.

Usamah ketika itu usianya baru 20 tahun, sedangkan di dalam pasukan itu, banyak para sahabat utama dari Anshar dan Muhajirin yang lebih senior, dan para shahabat meminta kepada Umar ibn Khattab mengusulkan kepada Abu Bakar agar mengganti Usamah. Tetapi, Abu Bakar malah marah. Sambil memegang janggut Umar, kemudian Abu Bakar berkata : "Engkau meminta aku untuk mengganti orang yang telah ditunjuk oleh Rasulullah?", tegasnya.

Akhirnya, Abu Bakar melepaskan pasukan yang dipimpin Usamah. Khalifah yang menggantikan Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam, mengantarkan pasukan yang dipimpin Usamah, hingga keluar kota Madinah, dan Abu Bakar berjalan kaki, sedangkan Usamah menaiki kuda.

Usamah berkata : "Wahai Khalifah Rasulullah. Kita naik kuda ber sama-sama atau berjalan kaki bersama-sama". Kemudian Abu Bakar menukasnya : "Tidak. Naiklah. Aku ingin mengotori kakiku dengan debu fi sabilillah beberapa jam lamanya", ucapnya.

Abu Bakar memberikan tausiah saat melepas pasukan, sebagai bukti pemahamannya yang mendalam terhadap ruh al-Qur'an.

"Janganlah kalian berkhianat, janganlah kalian menipu dan berbuat dusta. Janganlah kalian mencabik-cabik jenazah musuh. Janganlah membunuh anak-anak, orang tua yang lemah, dan kaum wanita. Janganlah kalian menebang pohon yang berbuah. Janganlah kalian menyembelih kambing, sapi, unta, kecuali untuk dimakan. Kalian juga akan menemui kaum yang tetap beribadah di tempat-tempat ibadah, biarkanlah mereka dengan pekerjaannya. Berangkatlah kalian dengan menyebut nama Allah .."

Usamah bin Zaid ra berangkat, maka pemberontakan di Yaman semakin merajalela. Musalaimah danThulaihah mulai menyeru orang-orang untuk mengakui kenabian mereka. Tidak sedikit diantara mereka menyambutnya. Sebagian penduduk di jazirah Arab menolak membayar zakat. Bahkan Abu Bakar menerima informasi para pemberontak telah mengepung Madinah dan memerangi orang-orang Islam. Timbul kegoncangan dikalangan kaum Muslimin.

Abu Bakar ra bermusyawarah dengan para shahabat utama untuk memerangi orang-orang yang ingkar. Tetapi, sebagian besar para shahabat menolak. Maka, Abu Bakar berkata : "Wallahi. Seandainya mereka menolak menyerahkan zakat unta dan kambing yang pernah serahkan kepada Rasulullah, pasti aku perangi mereka", tegasnya.

Mendengar ucapan Abu Bakar itu, Umar berkata : "Mengapa kita harus membunuh mereka, bukanlah Rasulullah telah bersabda : "Aku telah diperintah untuk memerangi manusia sampai mereka mengucapkan "laa ilaaha illallaah wa anna Muhammadan Rasulullah", barangsiapa yang telah mengucapkannya, maka terpelihara harta dan darahnya dariku, kecuali karena haknya, sedang penghisaban mereka ada pada Allah".

Abu Bakar menjawab : "Wallahi. Aku akan memerangi orang yang memisahkan zakat dan shalat. Sesungguhnya zakat adalah hak pada harta. Sedang Nabi bersabda pada hadist itu : " .. Keculai karena haknya". Mendengar jawaban Abu Bakar itu, kemudian Umar menukasnya : "Wahai Khalifah Rasulullah! Lemah lembutlah kepada manusia!", ucap Umar.

Abu Bakar menanggapi dengan marah sanggahan Umar : "Hai Umar. Tadinya aku berharap engkau membantuku, ternyata engkau lemah. Apakah engkau pemberani saat jahiliyah dan pengecut setelah Islam? Agama telah sempurna, dan wahyu telah habis".

Dan ketika ditanya dengan siapa engkau memerangi mereka, maka Abu Bakar menjawabnya : "Sendirian".

Pendirian Abu Bakar mencerminkan dalamnya pandangannya terhadap fikrah Islam dan keteguhannya. Sekiranya Abu Bakar menerima keislaman mereka yang kurang karena tidak membayar zakat, berarti Abu Bakar membuat cacat terhadap prinsip (mabda') ajaran Islam dan menjadikannya sebagai sesuatu yang bisa ditawar-tawar. Jika Abu Bakar lemah menghadapi orang-orang yang murtad dan tidak membayar zakat, di masa depan akan meninggalkan tradisi berbahaya yang merusak rukun dan mabda' Islam bagi generasi yang akan datang.

Abu Bakar tahu sikapnya itu akan mengundang bahaya bagi umat Islam dan Daulah Islam yang baru berdiri. Namun Khalifah yang masyhur itu, tetap berpegang pada pendiriannya. Berpegang teguh kepada yang haq dan memelihara keutuhan Islam secara sempurna bagi generasi Muslim sesudahnya. Ketimbang memelihara keutuhan kaum Muslimin dan negaranya. Namun, tanpa memiliki fikrah yang benar dan ajaran yang utuh. Karena, daulah itu bukan tujuan. Sehingga fikrah Daulah didirikan untuk dakwah, untuk memelihara dan membela dakwah. Abu Bakar memilih menyelamatkan umat Islam dari fitnah dan melindungi Islam dari cacat dan kebinasaan.

Orang-orang yang murtad dan tidak mau membayar zakat itu, tahu kekuatan umat Islam di Madinah yang dipimpin Abu Bakar. Jumlahnya masih sangat sedikit dan tidak ada pasukan disitu. Maka Abu Bakar as-Shiddiq mengumpulkan kaum Muslimin. Seraya mengucapkan :

"Di negeri ini telah muncul kekafiran. Utusan mereka telah melihat jumlah kalian sedikit. Dan kalian tidak tahu. Entah siang atau malam, kalian akan diserang oleh mereka. Yang paling dekat dengan kalian adalah kurang dari 12 mil. Mereka menginginkan kita mengikuti kemauan mereka, tetapi kita menolaknya, maka bersiap-siaplah kalian", tegas Abu Bakar.

Akhirnya pecah pertempuran. Abu Bakar memimpin kaum Muslimin memerangi orang-orang kafir dan murtad. Ketika kabilah-kabilah melihat orang-orang yang murtad dan kafir itu kalah, kemudian mereka membayar zakat kepada Abu Bakar.

Kemudian, kaum Muslimin mereka menyaksikan pula pasukan yang dipimpi Usamah bin Zaid itu pulang dengan membawa kemenangan. Pertempuran itu mengingatkan para shahabat pada peristiwa Badr, di mana jumlah kaum Muslimin yang masih sedikit, ketika menghadapi orang-orang kafir, dan memperoleh kemenangan.

Dalam harbur riddah (peperang melawan orang murtad) mendapat ujian, dan kaum Muslimin dapat mengalahkan orang-orang yang murtad, dan jazirah Arab kembali ke pangkuan Islam, kembali kepada dienul haq dan berwala' (memberikan loyalitasnya) kepada Daulah Islam.

Abu Bakar menjadi Khalifah tidak terlalu lama. Hanya 2,5 tahun. Kemudina wafat. Ketika kondisinya semakin payah, dan keinginannya mengangkat Umar ibn Khattab untuk menggantikannya, kemudian mendapatkan persetujuan kaum Muslimin dan para Shahabat, maka ia memanggil Utsman bin Affan menuliskan sebuah wasiat.

Bismillaahirrahmanirrahim.

"Sesungguhnya aku jadikan Umar bin Khattab sebagai khalifah atas kalian sepeninggalku, maka dengar dan patuhilah kepadanya. Sesungguhnya aku tidak mengabaikan kebaikan bagi Allah, Rasul, din-Nya, diriku dan kalian. Bila Umar berlaku adil, maka itulah dugaanku dan pengetahuanku tentangnya. Bila ia berbuat berbeda, maka setiap orang akan menanggung kesalahan yang diperbuatnya. Yang aku inginkan hanyalah kebaikan dan aku tidak mengetahui yang ghaib. Orang-orang yang berbuat zalim akan mengetahui ke mana mereka akan kembali".

Wassalamu'alaikum warahmatullah.

Kemudian Abu Bakar bertanya : "Relakah kalian dengan yang aku angkat?" Demi Allah. Sesungguhnya aku telah bersungguh-sungguh dengan pendapatku. Aku tidak mengangkat kerabatku, tetapi aku mengangkat Umar ibn Khattab. Maka dengarkanlah dan patuhilah ia". Mereka menjawab : "Kami mendengar dan patuh!". Mereka pun membai'at Umar.

Setela itu Abu Bakar menyampaikan pidatonya saat-saat terakhir hidupnya.

"Seungguhnya aku mengangkatmu sebagai khalifah sepeninggalku. Aku berwasiat kepada engkau, hendaklah bertaqwa kepada Allah. Sesungguhnya Allah mempunyai amal di malam hari yang tidak Dia terima di siang hari, dan amal di siang hari yang Dia tidak terima di malam hari. Dia tidak menerima ibadah nafilah (sunnah) sampai ibadah fardhu dijalankan. Bila engkau telah memelihara wasiatku ini, maka tidak ada kegaiban yang lebih engkau cintai selain kematian. Sedang ia akan menimpamu. Jika engkau mengabaikan pesanku , maka tidak ada kegaiban yang lebih engkau benci selain kematian".

Setelah Umar beranjak, Abu Bakar berdoa :

"Ya Allah. Aku tidak menginginkan kecuali kebaikan pada mereka. Aku takut mereka terkena fitnah, maka aku berbuat untuk mereka dengan sesuatu yang Engkau Lebih Tahu dan untuknya aku berjihad".

Sebelum meninggal Abu Bakar berucap kepada keluarganya. Diantarnya :

"Sejak diangkat menjadi pemimpin kaum Muslimin, kami sungguh tidak pernah makan dinar maupun dirham mereka. Kami hanya makan tepung kasar untuk perut kami. kami juga hanya memakai pakaian kasar untuk tubuh kami. Maka perhatikanlah, jika ada yang lebih pada hartaku, sejak aku menjadi khalifah. Maka ambillah ia dan serahkanlah kepada khalifah sesudahku", ujar Abu Bakar as-Shiddiq.

Aisyah ra bertutur : "Ketika Abu Bakar meninggal kami periksa warisan yang ia tinggalkan. Ternyata kami hanya mendapatkan seorang budak(hamba sahaya) Habsyi (hitam), seekor unta pengangkut air, dan baju usang yang harganya hanya lima dirham.

Kemudian kami menyerahkan kepada Umar ibn Khattab. Melihat barang-barang itu, Umar meneteskan air matanya, seraya berkata : "Wahai Abu Bakar. Engkau telah menjadikan khalifah sesudah engkau susah untuk menirumu", ucapnya. Lalu, Umar menyerahkan barang-barang itu ke baitul mal.

Bertemu karena Allah, dan berpisah karena Allah. Itulah diantara sikap orang-orang mukmin, yang senantiasa ingat akan Rabbnya. Wallahu'alam.

Selasa, 27 Desember 2011

Surat Cinta Ku Untuk mu Ukhti,,,


Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,,,


Ba'da tahmid dan shalawat,,,

Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat,,,

Ukhti,,,
Rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu.
Yang Tak Pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur.
Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku.
Yang selalu bersedia berduaan disepertiga terakhir malam.
Yang siap Memberi apapun yang ku pinta, Ia Yang Bertahta, Berkuasa dan Memiliki Segalanya.

Maaf Ukhti,,,
Tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding Dia.
Kau sangat lemah, kecil dan kerdil di hadapan-Nya.
Ia berbuat apa saja sekehendak-Nya kepadamu.
Dan, Ukhti, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuat-Nya cemburu.
Aku takut, hubungan kita selama ini membuat-Nya murka.
Padahal Ia, Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras Siksa-Nya.

Ukhti,,,
Belum terlambat untuk bertaubat.
Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan oleh-Nya.
Ia bisa marah, Ukhti.
Marah tentang saling pandang yang pernah kita lakukan.
Marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal itu.
Marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus memboncengimu dengan motorku.
Marah karena pernah ketetapan-Nya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayangkan wajahmu.
Ia bisa Marah.
Tapi sekali lagi semua belum terlambat.
Kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau Memaafkan dan Mengampuni.
Ukhti, Ia Maha Pengampun, Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Taubat, Maha Penyayang, Maha Bijaksana.

Ukhti,,,
Jangan marah ya.
Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku pada-Nya, tidak pada selain-Nya.
Tapi tak Cuma aku, Ukhti.
Kau pun bisa menjadi kekasih-Nya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan.
Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-larangan-Nya termasuk dalam soal hubungan kita ini.
Insyaallah, Dia punya rencana yang indah untuk masa depan kita masing-masing.
Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibenci-Nya, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang pria shalih.
Ya, pria shalih yang pasti jauh lebih baik dari diriku saat ini.
Ia yang akan membantumu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridho Allah dalam ikatan pernikahan yang suci.
Inilah do'aku untukmu, semoga kau pun mendo'akanku, Ukhti.

Ukhti,,,
Aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini.
Tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah.
Ya, saudara di jalan Allah, Ukhti.
Itulah yang terbaik.
Tak hanya antara kita berdua, tapi seluruh orang mukmin di dunia.
Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.

Maaf, Ukhti,,,
Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis pesan ini.
Aku takut ini merusak hati.
Goresan pena terakhirku di sini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insya Allah.

Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Diskusi Hangat bersama DPC dan DPRa se-Jakarta Pusat


Bekerja Untuk Indonesia...

Jakarta (13/11). Diakhir masa reses, Anggota DPR RI Sohibul Iman, terus menjambangi konstituennya. Hari minggu malam (13/11), setelah nonton bareng Sepakbola SEA GAMES Indonesia vs Thailand di Gedung DPW PKS DKI Jakarta, Kang Iman (begitu dia disapa) menyempatkan diskusi bersama Ketua-ketua DPC dan DPRa PKS se-Jakarta Pusat.

Meskipun berlangsung dimalam hari, namun diskusi tersebut berlangsung hangat. Tak kurang 12 pertanyaan terlontar, termasuk komentar berupa saran dan gagasan. “Memang kalau kita bicara tentang masalah kesejahteraan rakyat tidak ada habis-habisnya,” ujarnya.

Acara yang berlangsung lebih dari dua jam itu, juga menyentil masalah seputar anggota DPR yang sulit dijumpai/ditemui dan hidup bermewah-mewahan ditengah penderitaan rakyat.


Kang Iman mengungkapkan, “Sebagai pejabat publik, semakin ia menyembunyikan banyak hal dari pantauan publik, maka akan semakin sulit berbicara lugas, tegas, dan tuntas. Bahkan tidak mustahil dia akan semakin banyak menghina akal sehat manusia.”


Senin, 26 Desember 2011

Hukumnya Iqob (Denda) dengan Uang


Assalamu'alaikum wr. wb.

Ustadz yang dirahmati Allah SWT, sebelumnya saya tanya lagi nih walupun beberapa pertanyaan saya yang waktu itu belum sempat terjawab. Ustadz, bagaimana hukumnya jika denda/iqob itu menggunakan uang, karena saya pernah baca artikel yang dijawab juga oleh ustadz mengatakan bahwa hukumnya sama dengan judi karena ada pihak yang dirugikan jika menggunakan iqob seperti itu.

Mohon penjelasan lebih mendalam lagi karena pada saat ini banyak saudara-saudara kita yang masih mempraktekan hal tersebut. Syukron.

Wassalmu'alaikum,
jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Di antara syarat sebuah perjudian adalah adanya pertaruhan harta antara dua belah pihak atau lebih, baik dengan cara undian atau pun sesuatu yang dilombakan, lalu yang menang akan mengambil harta dari pihak yang kalah, sedangkan yang kalah akan kehilangan uangnya.

Syarat-syarat ini kalau sampai terpenuhi pada suatu kesepakatan, meski niat dan motivasinya baik, tetapi hukumnya terlarang, karena mengandung unsur judi. Meski pun masing-masing pihak bersikap sama-sama rela dan ridha.

Misalnya, dua orang jamaah masjid bertaruh, siapa yang paling dahulu masuk ke masjid untuk shalat Shubuh, maka dia berhak atas Rp 10.000 dari harta temannya yang kalah. Meski diterapkan dalam kebaikan, namun transaksi ini pada hakikatnya adalah sebuah perjudian. Kebaikan yang dimaksud adalah agar kedua anak itu berlomba rajin ke masjid di waktu shubuh. Tapi judinya adalah pertaruhan harta antara keduanya, di mana harta itu bersumber dari mereka.

Pengecualian

Seandainya hadiah harta itu bukan dari keduanya, tapi hanya dari satu orang di antara mereka, hukumnya bukan judi. Juga seandainya harta hadiah itu berasal dari orang lain yang tidak ikut lomba, maka unsur judinya akan hilang. Yang membuatnya menjadi judi adalah bisa sumber hadiah itu berasal dari masing-masing mereka.
Yang juga akan membuat transaksi itu keluar dari kriteria perjudian adalah seandainya yang dijadikan pertaruhan itu bukan harta, tetapi bentuk lainnya. Misalnya, siapa yang terlambat masuk ke kelas, maka dihukum melakukan push-up, atau berdiri di depan kelas, atau menghafal juz amma.

Dalam kasus yang anda tanyakan, meski uangnya tidak diletakkan di meja judi, tetapi statusnya tetap sedang dipertaruhkan. Karena sesungguhnya setiap anggota sudah harus menyiapkan uang juga, meski masih di dalam dompetnya. Bila yang bersangkutan melanggar peraturan, katakanlah terlambat datang pada waktunya, dia harus mengeluarkan uang dari dompetnya. Dalam kesepakatan ini unsur pertaruhan sudah ada, yaitu pertaruhan uang sebesar Rp 10.000.

Tinggal satu unsur lagi, yaitu untuk siapakah yang berhak atas uang itu. Bila uang itu menjadi hak para anggota lainnya, maka sempurnalah semua syarat perjudiannnya. Misalnya uang denda dari yang melanggar itu dibagi-bagi kepada anggota lainnya, baik dengan cara dimasukkan uang kas, atau untuk membeli makanan atau lainnya.

Tapi kalau uang denda itu tidak dibagi-bagi kepada anggota lainnya, maka hukumnya khilaf. Misalnya, uang itu dibagikan kepada fakir miskin atau anak yatim atau siapa pun, apakah termasuk judi atau sedekah yang dipaksakan?

Jadi bedanya, bila uang itu dimakan oleh yang menang, maka hukumnya judi. Tapi kalau uang itu bukan untuk pihak yang menang, tapi untuk hal lainnya di luar orang-orang yang ada dalam kelompok itu, maka bukan judi.

Mungkin ada yang mengatakan bahwa aturan denda ini beda dengan judi, karena tidak ada orang yang menang dan yang kalah.

Hal itu dijawab dengan argumentasi bahwa pada hakikatnya tetap ada pihak yang menang dan yang kalah. Bedanya, dalam judi umumnya pemenangnya satu dan yang kalah banyak. Sedangkan dalam 'judi' yang anda tanyakan, yang menang banyak dan yang kalau hanya satu. Tetapi intinya sama saja, ada uang yang dipertaruhkan dari mereka untuk mereka, lalu ada yang menang dan yang kalah.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.Tautan

Minggu, 25 Desember 2011

Semarak Hari Ibu, PKS DKI Jakarta Gelar Family Expo


PKS Jakarta - Dalam rangka menyemarakan peringatan Hari Ibu pada 22 Desember nanti, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta menggelar acara Family Expo tingkat DPD se DKI Jakarta, Minggu (18/12).

Untuk DPD PKS Jakarta Selatan akan menggelar Festival Perempuan se-DPD dengan rangkaian acara seperti Qosidah, Bazaar, dan lima perlombaan lainnya. Setiap DPC PKS yang ada di Jakarta Selatan harus menampilkan produk Pos Wanita Keadilan (Pos WK). Adapun tempat pelaksanaannya terletak di Kampung Kandang Jagakarsa. Peresmian untuk Family Expo akan dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana pada pukul 7.30. Acara ini akan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.

Usai pembukaan di DPD PKS Jakarta Selatan, Bang Sani sapaan akrab wakil DPRD DKI Jakarta tersebut giliran membuka acara berikutnya di DPD PKS Jakarta Barat pada pukul 9.00 WIB. Usai pembukaan, pelbagai jenis perlombaan pun telah menanti semangat warga Jakarta barat.

Berbagai acara telah disiapkan dalam Family Expo Jakarta Barat seperti lomba menulis surat cinta dari suami kepada isterinya. Hal ini bertujuan untuk menambah keharmonisan dalam sebuah keluarga. Pasalnya, pasca menikah seorang suami kini tak lagi membuat surat cinta untuk sang isteri. Dengan demikian, surat cinta ini menjadi momen nostalgia sang suami kepada isteri.

Berikutnya adalah lomba memasak nasi goreng yang diikuti oleh seluruh Badan Pengurus Harian DPD dan DPC Jakarta Barat. Memasak memang sudah biasa, tapi akan lebih menarik jika para pengurus PKS dan masyarakat akan beradu kreatifitas dalam mengolah rasa untuk sebuah nasi goreng.

Sebuah acara keluarga belum lengkap jika tidak melibatkan seorang anak. Dalam acara ini telah disiapkan lomba mewarnai untuk anak. Alhasil, anak para kader dan simpatisan ini akan beradu kreatifitas dalam mewarnai sebuah gambar.

Tak kalah menarik, untuk membangkitkan semangat perempuan acara Family Expo yang digelar oleh DPD PKS Jakarta Barat ini menyediakan lomba produk Pos Wanita Keadilan (Pos WK), lomba antar Rumah Keluarga Indonesia (RKI).

Kemudian DPD PKS Jakarta Timur dan Jakarta Pusat menyusul dengan agenda yang sama di daerah masing-masing.

DPD PKS Jakarta Utara menyelenggarakan acara Family Expo ini pada Sabtu (24/12) di Taman Fatahilah, Kota. Dengan tema yang sama dan akan di buka secara resmi pula oleh Bang Sani. (pks.or.id)

Kamis, 22 Desember 2011

10 Alasan Kenapa Saya Keluar Dari PKS (Tanya – Jawab)

Sangat banyak sekali pertanyaan-pertanyaan mantan kader PKS yang “out” dari kepartaian, namun dari beberapa pertemuan dan rangkaian analisa sendiri, saya menyimpulkan beberapa pertanyaan yang sering dijadikan sebagai “senjata” bagi mereka yang katanya lebih “bersih” ketika sudah keluar dari PKS. Inilah beberapa pertanyaan tersebut:

1. Saya keluar dari PKS karena PKS sudah tidak Islami lagi, mereka sudah berubah haluan dari Islam ke Nasionalis!
Jawaban:
PKS tidak keluar dari garis koridor Islami, karena PKS tetap berazas-kan Islam. Semua umat Islam juga boleh Nasionalis kepada daerah ataupun negaranya, tetapi yang tidak dibolehkan adalah ashabiyah. Nah ashabiyah itu tidak hanya kepada "nasionalis" (negara) tetapi dengan kelompok, harakah, organisasi, dll. Itu jelas haram hukumnya dimata Rasulullah. Dalam Sirrah/Tarekh sudah dijelaskan bahwa Rasulullah sendiri tidak mencegah Bilal yang "nasionalis"! lalu bagaimana bisa orang berkata nasionalis itu bukan bagian dari Islam?

2. PKS sudah sudah ter-infiltrasi oleh gerakan pemahaman liberal dengan memasukkan Orang non Islam ke-PKS!

Jawaban:

PKS sudah sejak pertama kali didirikan sudah jelas-jelas sebagai partai. Dalam Undang-Undang setiap partai yang berada di Indonesia ini adalah untuk semua kalangan, agama, dsb. Jadi sudah jelas, dari berdirinya PKS dulu dan sekarang sudah sewajibnya PKS membolehkan orang non Islam masuk kedalam PKS. Nah, mungkin banyak yang belum tahu atau membaca undang-undang "keanggotaan Partai Politik bersifat terbuka untuk setiap warga negara Republik Indonesia yang telah mempunyai hak pilih" Jadi sangat salah sekali jika PKS hanya untuk orang Islam saja. Hanya mungkin PKS ingin lebih menekankan bahwa non Islam pun boleh masuk ke PKS, dengan cara-cara PKS sesuai dengan Undang-Undang RI yang "Kedaulatan Partai Politik berada di tangan anggotanya/Partai Politik bersifat mandiri dalam mengatur rumah tangga organisasinya" dengan begitu PKS bisa mengatur dimana orang non Islam bisa menduduki jabatan tertentu sesuai dengan aturan main AD-ART PKS.

3. Saya keluar dari PKS, karena PKS masuk kedalam sistem demokrasi. Bukankah Rasulullah dulu ditawarkan "dunia dan isinya" Rasulullah tidak mau? Lalu kenapa PKS mau kekuasaan?

Jawaban:
Dalam hadits yang dikatakan Rasulullah menolak dengan mengatakan hadits ini "dunia di tangan kiri, matahari di tangan kanan" seringkali dipenggal-penggal. Seringkali dijadikan argumen pembenar bahwa Rasulullah menolak kekuasaan. Orang-orang yang suka memenggal hadits ini layaknya orang-orang yang senang memenggal-menggal Al Quran lalu dijadikan hujjah. Bukankah seharusnya hujjah/argumentasi dari dalil itu harus utuh, bukan sepenggal-sepenggal.
Hal ini bisa jadi orang yang mengatakan "Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat" bisa dijadikan pembenar, karena mengambil sepenggal-sepenggal ayat. Dalam hadits ketika Rasulullah ditawari kekuasaan itu adalah seperti ini:
"Wallahi, ya ‘ammu lau wadha ‘us syamsa fie yamini wal qamara fie yasari ‘ala an atruka hadzal amra maa taraktuhu hatta yazh-harahullahu au ahluka dunahu."
Artinya: "Demi Allah, wahai pamanku, seandainya mereka meletakkan matahari di kananku dan rembulan di kiriku agar aku meninggalkan dakwah, niscaya aku tidak akan meninggalkan perkara ini (dakwah Islam) sebelum Allah memenangkannya atau semuanya akan binasa."
Nah, sudah sangat jelas sekali kalau tawaran kekuasaan yang diberikan kepada kafir Quraisy kepada Rasulullah itu adalah untuk menghambat dakwah beliau (Rasulullah). Jika memang kekuasaan itu adalah hal yang haram, tentu Rasulullah tidak akan menjadikan Islam itu jaya, menjadikah Islam sebagai agama yang menyeluruh/kaffah. Sebagaimana Islam ketika "berkuasa" atau mengatur secara islami ketika mendapatkan kekuasaan. Jadi, setiap orang yang beriman, harus berkuasa dan menjadikan kekuasaan itu adalah amanah untuk menjadikan yang lebih baik dengan cara Islami. Kalau belum berkuasa, yah jangan teriak-teriak "tegakkan syari’at Islam". Rasulullah tidak pernah meminta-minta seperti pengemmis untuk menegakkan syari’at Islam. Tetapi Rasulullah berusaha agar Islam itu dikenal dan masuk kedalam hati, sehingga orang dengan secara sukarela taat dengan syari’at Islam. Dan tentunya, tidak perlu melakukan hal yang dibenci Rasulullah (Mengemis-ngemis, TEGAKKAN SYARI’AT ISLAM…. TEGAKKAN KHILAFAH!!!)

4
. Saya keluar dari PKS karena PKS mengikuti Demokrasi, bukankah Demokrasi itu haram! Saya ingin seperti PKS yang dulu, tidak ikut Demokrasi!

Jawaban:
Dari pembentukan PK sampai ke PKS, yah tetap PKS mengikuti demokrasi. Jadi tidak ada namanya PK atau PKS yang tidak mengikuti Demokrasi, kecuali masa-masa Syiri (sembunyi-sembunyi) dengan Dakwah "Tarbiyah". Dan perlu di ingat, Demokrasi itu bukan sebuah haram mutlak dalam Islam. Karena tidak ada dalil yang mutlak terhadap pengharaman demokrasi kecuali hanya ijtihad dari ulama yang mengharamkannya. Saya menghormati orang yang mengharamkan ijtihad ulama tentang pengharaman demokrasi, sebaliknya juga hormati orang-orang yang berdakwah melalui demokrasi. Kalau mau berbeda it’s ok. Asal tidak perlu merasa paling benar


5. Kader-kader PKS sudah banyak yang menyimpang, Dewan PKS juga tidak sedikit yang melakukan kesalahan. Ini jelas PKS sudah mulai tidak Islami lagi!

Jawaban:
Kader PKS tidak sedikit memang yang menyimpang, tetapi yang masih benar dan baik juga tidak sedikit dan sangat banyak sekali. Dewan PKS memang ada yang melakukan penyimpangan, tetapi dewan PKS yang lain masih banyak yang baik dan benar dalam tugasnya.
Ini juga sama halnya di partai dan organisasi Islam yang lainnya. Setiap orang/kader pasti ada yang melakukan kesalahan. Hal ini jelas, maindstream kita sebagai manusia dalam berfikir harus dirubah. Bahwa setiap orang/organisasi/partai Islam merupakan bukan kumpulan malaikat. Mereka itu ada yang munafiq, ada yang buruk perangainya, tetapi tidak sedikit yang baik dan sangat banyak sekali yang shaleh. Jadi berfikirlah mereka itu kumpulan manusia yang akan selalu bisa melakukan sebuah kesalahan. Tidaklah kesalahan satu-dua orang bisa memberikan justifikasi kepada semua orang. Bisa jadi nanti kalau ada orang Islam mencuri didaerah orang kafir, orang kafir boleh mengatakan "kader-kader Islam itu suka mencuri". Tidak begitu bukan!!!

6
. Saya keluar dari PKS, karena ada anggota dewannya yang non Islam

Jawaban:
Alhamdulillah, dengan adanya dewan non Islam, PKS sudah menerapkan syari’at Islam! Bukankah ketika Rasulullah berkuasa tetap saja masih ada "wakil" dari setiap bani israel/ setiap yahudi mempunyai bani/suku sendiri dan mereka memiliki pemimpin/wakil dari mereka sendiri dari setiap pertemuan. Jadi bagi orang Islam, silahkan memilih wakil yang Islam. Ketika terjadi pemilu sudah pasti hanya 3-4 orang saja yang non Islam dari no urut 1-10. Jadi setiap bani/suku itu mempunyai wakil untuk dijadikan pemimpin mereka. Bukankah yang tahu persoalan sebuah masalah adalah bani/suku itu sendiri, jadi harus ada yang menyampaikannya kepada pemimpin yang tertinggi (khalifah) dari setiap wakil dari pemimpin bani/suku tersebut. Lalu apa yang harus dijadikan titik point kesalahan PKS atas masuknya dewan non Islam?

7. PKS sudah terlihat pragmatis, ingin selalu berkuasa. Dan terlihat oportunis, maka saya keluar dari PKS!

Jawaban:
Sikap Pragmatis ingin berkuasa. Ini lebih cenderung untuk mengimplementasikan graind deseign agenda PKS kedalam negara, yang nantinya bisa di-implementasikan kepada masyarakat. Nah kalau oportunis (paham yg semata-mata hendak mengambil keuntungan untuk diri sendiri dr kesempatan yg ada tanpa berpegang pd prinsip tertentu) jika PKS oportunis, tentu PKS tidak akan lagi memperjuangkan hak-hak masyarakat. Toh, selama ini PKS masih berada pada jalur yang ditetapkan. Ketika seseorang sudah masuk keranah politik praktis, maka dunianya akan dipenuhi dengan berbagai inovasi cepat, dengan tentu ijtihad yang cepat. Ijtihad politik PKS ini tentu kadang terlihat baik dan tak jarang mengecewakan (apalagi bagi yang sudah apatis terhadap PKS). Yang penting kita harus menyadari, berjuang pada ranah politik itu tidak semudah mengucapkan "anda salah dan saya yang benar".


8. PKS itu sudah kayak paling benar kalau di kritik tidak mau, makanya saya keluar dari PKS!

Jawaban:
Harus dilihat, kiritikan itu harus tepat waktu dan tempat saat menyampaikannya. Jangan sampai kritikan yang kita lontarkan malah bersifat celaan, pembunuhan karakter, mencari-cari kesalahan, dll. Tentu hal ini akan menjadi sesuatu yang malas untuk ditanggapinya apalagi tidak sesuai dengan adab dalam Islam. Dan kritikan itu sifatnya membangun, ada masalah yang disoalkannya dan ada solusi yang dipecahkannya, nah itu namanya kritikan. Yah, kalau mau menasehati/mengkritik, lihat adabnya dulu.
Seorang yang baik, yang memang berniat baik tentu jiwanya akan baik pula. Dan ketika kritikan/nasehatnya tidak diterima tentu dia akan selalu berfikiran baik dan itulah ciri-ciri mu’min yang hanif. Selalu berkhusnudzan terhadap setiap yang mereka dapatkan termasuk penolakan terhadap kritikan/nasehat yang dia lontarkan.
Saya sendiri orang yang kritis dalam masalah syari’at, tetapi ternyata murabbi saya lebih mengerti syari’at. Bahkan kadang kami beradu hujjah tentang dalil yang bertentangan dan menyetujuinya. Tentu saya melakukan itu bukan dengan sok, tetapi sebagai mad’u yang memang membutuhkan ilmu. Nah, berapa banyak mad’u yang bertanya tetapi hakekatnya mendebat dan merasa dirinya lebih pintar dari Murabbinya?
"Ketahuilah, bahwa ketika engkau menasehati dengan benar dan baik. Maka Allah sendiri yang akan mengetahui seberapa besar keikhlasanmu terhadap apa yang engkau nasehatkan. Tetapi ketika engkau mempublikasikan aib orang lain, maupun organisasi lain. Maka sesungguhnya engkau telah menjerumuskan dirimu sendiri."

9. Jika ada berita tidak enak di PKS, maka disebut fitnah. Ini yang tidak saya suka dari PKS. Makanya saya keluar!

Jawaban:
Tentu pernyataan seperti ini juga termasuk fitnah! Kalau ada berita tidak enak tentu kita harus meminta tabayyun dan meminta copyan beritanya darimana. Jangan hanya "Kata Orang" tetapi nggak ada buktinya.


10. Sebagai kader, saya sering bertanya gencar sekali terhadap sebuah kejelekan yang dilakukan pemimpin/qiyadah PKS. Tetapi saya disebut barisan sakit hati. Makanya saya keluar dari PKS

Jawaban:
Yah tentu dong. Sudah tahu bahwa itu aib, kok ditanya terus-menerus. Padahal hakekatnya sudah tahu. Bukankah dalam Sirrah Nabawiyah bahwa Rasulullah juga pernah marah terhadap orang karena bertanya terus menerus terhadap permasalahan yang hakekatnya dia sudah mengetahuinya sendiri! Lah, kalau bukan BSH (Barisan Sakit Hati) lalu apa namanya?
Dan bukankah orang-orang yang selalu bertanya dan bertanya itu layaknya seorang Yahudi!!! Sudah dijawab oleh Nabi Musa, tetapi terus bertanya sampai akhirnya menyulitkan diri mereka sendiri. Makanya ber-khusnudzhan-lah. Insya Allah pasti hati plong, tidak ada pikiran buruku apapun yang nangkring dan syetan-pun susah membisikkan keburukan. Nah kalau pikirannya selalu buruk, tentu syetan gampang menghembuskannya!
Itulah 10 tanya-jawab yang biasanya saya temui para "mantan" kader PKS. Saya tidak ingin menjustifikasi semua, tetapi yang saya ketahui, orang yang keluar dari PKS pasti mempunyai sebuah masalah di internal PKS. Untuk pemecahannya, orang-orang seperti ini lari dari PKS agar terhindar dari masalah. Jadi banyak sekali orang yang keluar dari PKS itu orang-orang yang bermasalah dan sukanya mencari-cari masalah. Orang seperti ini susah cocok dengan jama’ah manapun kecuali merubah perilaku yang senang mencari masalah. Karena di PKS, tidak ada orang yang senangnya "mukhtalifun" (senang berselisih). Kader PKS, lebih senang bekerja dalam mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya daripada harus menjadi orang yang "mukhtalifun".
Silahkan, bertanya atau ada yang ingin menjawab?

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan