Tampilkan postingan dengan label bang sani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bang sani. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Maret 2012

Deklarasi ” 16 Jaringan Pendukung Bang Sani”


Deklarasi ” 16 Jaringan Pendukung Bang Sani” yang berlangsung di Sport Mall Kelapa Gading pada hari Ahad (4/3).
1. Komunitas Pekerja Jakarta
2. Forum Silaturahim Remaja Masjid Jakarta
3. Gema Keadilan
4. Jaringan Guru TK se DKI Jakarta
5. Gabungan Laskar Betawi
6. Persaudaraan Muslimah (Salimah) DKI Jakarta
7. Forum Silaturahim Majelis Ta’lim (Forsitma) DKI Jakarta
8. Jaringan Perempuan DKI Jakarta
9. Jaringan Akses Sehat DKI Jakarta
10. Relawan Indonesia
11. Relawan Orange
12. Jaringan Pengusaha DKI Jakarta
13. Komunitas Ojek DKI Jakarta
14. Jakmania
15. Jaringan Pelajar Mahasiswa Peduli Jakarta
16. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta



Kamis, 12 Januari 2012

Bang Sani : Transjakarta Harus Perhatikan Kebutuhan Warga Jakarta

Jakarta – Menanggapi maraknya keluhan warga Jakarta terkait dengan kualitas layanan TransJakarta yang menurun belakangan ini disikapi serius oleh Politisi Partai Keadilan Sejahtera Triwisaksana.
Triwisaksana saat naik Transjakarta (foto : istimewa)
“Keberadaan Transjakarta harus memperhatikan kebutuhan Warga Jakarta, yaitu memastikan pengelolaan TransJakarta sudah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM), menjaga agar tarif layanan Sistem Bus Rapid Transit (BRT) tetap terjangkau oleh daya beli masyarakat” tegas Triwisaksana Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, disela-sela Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta yang membahas Pengelolaan Sistem Bus Rapid Transit. Rabu (11/01/2012).
Menurut Triwisaksana kebutuhan warga Jakarta akan hadirnya transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau ini memang tidak bisa ditunda-tunda. Kemacetan yang kita alami sehari-hari hanya dapat terurai ketika pembangunan transportasi publik dapat segera kita realisasikan.
“Dalam rangka pembangunan Pola Transportasi Makro, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memerlukan pengembangan jaringan angkutan umum yang saling terintegrasi dengan moda angkutan lain, memiliki kualitas layanan yang baik serta tarif yang terjangkau. Untuk itu keberadaan TransJakarta harus memperhatikan kebutuhan warga Jakarta” Jelas pria yang akrab disapa Bang Sani.

Kamis, 05 Januari 2012

Konser Nasyid Kemanusiaan 7 kota untuk Palestina..

HADIRILAH..!!!

Konser Nasyid Kemanusiaan 7 kota untuk Palestina..
di Kota Jakarta Timur, Asrama Haji Gedung Serba Guna II Pondok gede.
(http://alamatku.com/direktori/asrama-haji-pondok-gede)

Waktu Ahad, 8 Januari 2012. pukul 08.00 - 12.00 WIB.

Pengisi Acara :
- Izzatul Islam
- Shoutul Harokah
- Justice Voice Nasyid
- F-One Nasheed Full
- Green Voices

Orasi :
- Dr. Muqoddam chollil, MA ( Ketua KNRP Pusat)
- IR. Tri Wisaksana, M.SC ( Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta)
- Syaikh Abu Mukmin Al-Hafidz dari Palestina

MC : Bang Ipul Gondes dan Faris "Justice Voice"


Ticket GRATISS>>>>>
Ayoo... Berikan Infaq terbaik anda untuk Palestina..

Informasi :
Hubungi ANN DKI JAKARTA :
(sms) 085691746094-085782314090
(call) 08121985171-98985171

Grup FB Konser Nasyid 7 Kota untuk Palestina : https://www.facebook.com/groups/213771988687935/

Blog : http://www.nasyidjakarta.blogspot.com/

Ket : Bazaar Free.. (catt : panitia tidak menyediakan meja/kursi/litsrik)

Rute Angkot :

Dari Blok M
Kopaja 57 turun di cililitan - Naik angkot no KWK 04 atau KWK CH jurusan pondok gede - cililitan..turun di lokasi
-atau-
Bus 45 warnanya merah turun di UKI - naik angkot 461 turun dilokasi

Dari Kp Rambutan
Naik angkot 40 , turun di Lokasi

Busway :
Halte Pinang Ranti - Jalan kaki/angkot ke lokasi

Organized by :
Ann Dki Jakarta
DPD PKS Jakarta Timur

Media Patner :
Nurisfm Tangerang
Radio ERDAMAH FM
RadioSuara Baiturrahman
Laatahzan TV

Live Streaming on http://www.nurisfm.blogspot.com/

Rabu, 04 Januari 2012

PKS Optimis Rebut Kursi Gubernur DKI Jakarta


"PKS sudah konsolidasi internal," kata Sani yang digadang-gadang menjadi cagub dari PKS.

VIVAnews – Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 masih satu semester lagi. Namun sejumlah tokoh yang digadang-gadang partai politik untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta, sudah mulai mengambil ancang-ancang untuk maju bersaing dalam Pilgub DKI.

Salah satunya adalah calon kuat dari Partai Keadilan Sejahtera, Triwisaksana. Saat ini, Triwisaksana menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Politisi PKS ini optimis dapat memenangi Pilgub DKI 2012. “PKS sudah konsolidasi internal. Saya optimis dukungan PKS bisa seratus persen masuk ke saya,” ujarnya di Pesanggrahan, Jakarta, Sabtu 31 Desember 2011.

“Sekarang tinggal menyatukan aspirasi guna mempersiapkan pendaftaran Cagub DKI bulan Maret,” ujar Triwisaksana usai peresmian kantor baru DPC PKS Pesanggrahan. Soal tokoh yang diincarnya sebagai pasangan calon wakil gubernur, ia mengaku tidak memasang kriteria khusus, termasuk harus berasal dari kalangan militer.

Selama ini, pasangan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta umumnya berasal dari satu kalangan sipil dan satu mantan petinggi militer, seperti Fauzi Bowo dan Prijanto yang saat ini menjabat. Prijanto yang belum lama ini mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi wagub, merupakan Purnawirawan TNI.

Triwisaksana yang akrab dipanggil Bang Sani ini mengatakan, dirinya sebetulnya tidak terlalu tertarik dengan pendamping militer. Lebih lanjut, dirinya berpendapat bahwa dikotomi antara sipil dan militer sudah tidak relevan lagi. “Yang penting bisa menyelesaikan masalah Jakarta. Ketegasan bukan hanya dari militer, dan kepedulian bisa berasal dari militer maupun sipil,” tegasnya.

Bang Sani berharap, Pilgub DKI 2012 akan berjalan jujur dan transparan, dimulai dari seleksi pendaftaran. Ia pun tak menyepelekan munculnya calon dari kalangan independen. “Sekarang belum bisa diukur peta politiknya. Kalau sudah pendaftaran Maret 2012, baru bisa," dia menambahkan.

Jumat, 30 Desember 2011

Mau Jadi Gubernur DKI, Gandeng PKS

Ini himbauan buat para calon gubernur (cagub) yang ingin berduel di Pilkada pada Juli 2012. Jika ingin menumbangkan calon incumbet, Fauzi Bowo sebaiknya Anda menggandeng PKS.

PARTAI berlebel dakwah ini adalah parpol yang mempunyai mesin solid di DKI Jakarta. Apalagi sejak dipimpin Selamat Nurdin, PKS kian gesit. “PKS mempunyai kekuatan yang handal. Saya rasa mesin PKS mampu mengimbangi Fauzi Bowo,” terang pengamat politik Universitas Trisakti Adilsyah Lubis.

Sayangnya PKS terang Adilsyah tidak mempunyai figur popularitasnya mampu menandingi Fauzi Bowo. “Jadi untuk melawan incumbent harus dengan kekuatan mesin,” tegasnya.

Belajar pada Pilkada 2007 lalu, PKS mampu mengimbangi 19 parpol pendukung duet Fauzi Bowo-Prijanto. Selain PKS ada PDIP, Golkar dan PPP. “Dan yang mampu menandingi PKS hanya PDIP. Jadi jika cagub sukses merebut PKS, PDIP, Golkar dan PPP maka Fauzi Bowo tidak ada apa-apanya,” terang Adilsyah.

Sedangkan Partai Demokrat terang Adilsyah belum terlihat mesinnya di ibukota. Kemenangan partai bintang mercy di 2009 karena figur Presiden SBY dan bukan pada loyalitas kadernya. “Secara kursi di DPRD DKI, Demokrat menang tapi kalau kekuatan mesin belum tentu,” tambahnya.


Bang Sani Buka Peluang Duet dengan Foke


Jakarta - Kandidat Gubernur DKI Jakarta dari PKS, Triwisaksana, mengaku tidak menutup kemungkinan untuk berpasangan dengan siapa pun calon gubernur pada pemilukada 2012, termasuk Fauzi Bowo (Foke) yang hingga kini menjabat sebagai Gubernur DKI.

"PKS membuka semua kemungkinan untuk berkoalisi. Kita jalin komunikasi politik dengan semua pihak, dengan semua partai. Jadi kemungkinan berkoalisi dengan siapa pun sangat terbuka," kata Bang Sani, panggilan akrab Triwisaksana di Jakarta, Sabtu (24/12/2011).

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta ini mengaku partai-partai besar juga telah melakukan komunikasi dengan PKS. "Hampir semua, Demokrat, PDIP," ucap Bang Sani.

Saat ditanya apakah ada partai yang berkomunikasi intens dengan PKS, Bang Sani mengaku belum ada. "Sampai saat ini belum. Kemungkinan diprediksikan bulan Februari sebelum pendaftaran kandidat baru mulai akan kelihatan lebih lanjut. Nanti DPP yang akan memutuskan," paparnya.

Namun, ia menyatakan siap menjadi calon Gubernur DKI Jakarta 2012. Sederet nama calon pendamping Bang Sani pun digodok PKS, diantara nama yang santer dibicarakan untuk diduetkan dengan Sani adalah, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

Berdasarkan hasil survei, Foke masih lebih unggul dari Bang Sani. Sedang kemungkinan Bang Sani menjadi orang nomor dua dalam Pilgub DKI Jakarta mendampingi Foke, masih belum diketahui. Ia pun berpikir ulang duet bersama Foke.

Meski demikian, komunikasi dengan sejumlah partai politik dan rencana untuk berkoaliasi pun mulai dipersiapkan PKS, partai yang sudah diajak bicara adalah PDI Perjuangan dan Demokrat. "Itu nanti lah, diprediksi pada awal tahun atau sebulan sebelum pendaftaran calon ke KPUD baru bisa kita ambil keputusan," papar Bang Sani.

Ia menambahkan, PKS masih wait and see dalam menentukan siapa orang yang cocok mendampinginya. "Kita masih membuka kemungkinan untuk berkoalisi dengan partai lain. Kita siap menjalin komunikasi dengan segala pihak," tegas Bang Sani.

Sekretaris Bidang Humas DPP PKS, Dedi Supriadi menambahkan, PKS tidak mau terlalu gegabah menentukan Calon Gubernur (Cagub) beserta wakilnya. "Kita last minute lah, melihat gimana konstelasi politik di Jakarta ke depannya," terangnya.

Secara terbuka, Dedi mengatakan PKS masih membuka peluang untuk menggandeng partai lain dalam Pilgub DKI Jakarta. Jika dalam perkembangannya tidak ada kecocokan dan kesepakatan dalam membangun koalisi, Dedi mengaku PKS maju sendiri dalam Pilkada DKI. "Kita lihat saja nanti" tegasnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengaku belum memikirkan rencana maju di Pilgub DKI, meski namanya sering disebut-sebut akan mencalonkan diri kembali. "Saya kerja saja, enggak mau mikirin Pemilukada," jelasnya. (sindo/inc/ari)

Ini Dia Jurus Triwisaksana Atasi Golput


JAKARTA - Pemilukada untuk memperebutkan kursi Gubernur DKI Jakarta tinggal menyisakan beberapa bulan lagi. Untuk meraih suara maksimal, berbagai strategi telah disiapkan bakal calon yang akan maju.

Golongan putih (golput) adalah salah satu yang harus disiasati agar suara tidak terbuang sia-sia. Bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Triwisaksana mengaku punya jurus jitu untuk melumpuhkan golput.

"Pertama niat yang lurus, ikhlas, menjalankan amanat, dan kerja keras. Menggunakan struktur dan kader PKS, insya allah sudah cukup," kata dia di sela acara puncak peringatan hari ibu PKS di pelataran Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (24/12/2011).

Pria yang akrab disapa sani juga mengapresiasi tindakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta yang meminta agar seluruh aktivitas warga DKI Jakarta diliburkan pada saat pencoblosan.

"Itu salah satu cara mereka meningkatkan partisipan dalam pemilukada. Karena warga DKI Jakarta ini kan kalau tidak ada cara kreatif, mereka enggan datang ke TPS. Kalau ada cara kreatif mungkin akan mendorong mereka datang," ungkapnya.

KPUD DKI Jakarta telah menetapkan pemungutan suara Pemilu Kepala Daerah DKI pada Rabu 11 Juli 2012, keputusan hari dan tanggal pemungutan suara Pemilu Gubernur dan Wagub DKI Jakarta berdasarkan keputusan KPUD DKI Jakarta Nomor 01/Kpts/KPU-Prov-010/2011. (tri) (amr)

Sumber: Okezone, Minggu, 25 Desember 2011

Rabu, 28 Desember 2011

Jakarta Butuh Politisi Yang Berjiwa Da’i

PKS Jakarta - silaturahimPemerintah wajib menyediakan prasyarat yang menjamin warga masyarakat untuk bebas beribadah. Prasyarat tersebut menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana, ialah rasa aman, keadilan dan kenyamanan atau kesejahteraan. Namun demikian tiga hal tadi juga harus didukung oleh sebuah semangat lain, yakni amar ma’ruf nahi munkar. Hal tersebut disampaikan Triwisaksana dalam acara Silaturahim Alim Ulama se-Jakarta di Grand Cempaka, Ahad lalu.
Menurut pria yang disapa Bang Sani ini, Jakarta memerlukan kehadiran ulama untuk menyeimbangkan gerak laju pembangunan fisik dengan pembangunan moral di ibukota. Pada prinsipnya, sebagai kota besar yang berpenduduk lebih dari 10 juta jiwa, Jakarta harus menghadapi kenyataan dengan menjadi sekuler yang berarti semakin bebas nilai. Selain itu lanjut Bang Sani, indikator pertumbuhan warga yang hanya dinilai lewat materi dan kebendaan, akan menjadikan kota-kota besar menjadi semakin materialitis. Disamping tentu saja munculnya ancaman demoralisasi terhadap jutaan warganya.
Untuk itu, Ketua Balegda DPRD DKI Jakarta ini sangat mengharapkan sekali kontribusi alim ulama di Jakarta dalam memperbaiki moral masyarakat. Koreksi dan nasehat ulama pada pemerintah sejatinya memang harus menjadi hal yang rutin dilakukan. Dirinya pun berharap fungsi control ulama terhadap pemerintah (umaro’) jangan sampai hilang.
Dalam kesempatan silaturahim yang digagas oleh Dewan Syariah Wilayah PKS DKI Jakarta, hadir pula Sekjen Dewan Da’wah Islamiyah KH Amlir Syaifa Yasin yang memberikan nasehat kepada sekitar 120-an ulama se-Jakarta yang hadir. Amlir menekankan pentingnya orang-orang yang mengambil jalan untuk menekuni agama (tafaqu fiddiin) untuk berperan sebagai pengingat para pengambil kebijakan seandainya ada aturan yang diterapkan melanggar nilai-nilai agama. “Ulama lah yang harus mengambil peran sebagai pengingat, agar jalan yang ditempuh umaro atau pemerintah tidak melenceng dari tujuan menyejahterakan ummat”, ujar Amlir. Dirinya pun menegaskan pentingnya sinergi yang baik antara umaro dan ulama demi harmoni kehidupan di masyarakat.
Sementara itu, KH Hamdan Rasyid MA dari Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta mengingatkan hadirin tentang bahaya laten yang disebarkan oleh musuh Islam. “Diantaranya memunculkan keragu-raguan di tengah ummat”, ujar Hamdan. Keragu-raguan tersebut adalah terhadap ulama, terhadap hadits dan juga keragu-raguan terhadap Al Qur’an. Hamdan mengakui saat ini, mudah sekali memunculkan keragu-raguan tersebut ditengah masyarakat yang sangat majemuk seperti Jakarta. Untuk itu, justru Hamdan memandang pentingnya ulama ikut ambil bagian di pemerintahan, asalkan untuk Izzul Islam Wal Muslimin. Hal tersebut juga diaminkan oleh Amlir Syaifa Yasin yang menyatakan, “tak mengapa seorang da’I terjun menjadi politisi. Asalkan keda’ian-nya yang menuntun langkah kepolitisiannya!”

Hilmi Aminuddin : Bang Sani Memimpin, Jakarta Kembali Fitrah


PKS Jakarta : Jakarta akan sejahtera bila Jakarta kembali kepada fitrahnya, dan Jakarta akan kembali kepada fitrahnya, bila Triwisaksana memimpin Jakarta.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin padaacara Family Expo PKS di Kota Tua, Ahad (24/12). Oleh karena itu, Hilmi meminta warga Jakarta untuk mendukung Triwisaksana pada pilkada 2012 mendatang, agar Jakarta kembali kepada fitrahnya.

Pada kesempatan itu, Hilmi juga menyatakan bahwa kunci kunci kesejahteraan dan keberhasilan hidup manusia adalah bila tiap-tiap anggota keluarga kembali pada fitrahnya.

“Pangkal kerusakan sebuah rumah tangga karena suami dan isteri lupa akan fitrahnya. Bila ingin keluarga hidup normal, kembalikan seluruh peran hidup kepada fitrahnya,” tegas Hilmi.

Pada kesempatan yang sama, Triwisaksana atau yang biasa dengan sebutan Bang Sani ini, mengatakan bahwa PKS akan memikirkan kepentingan para ibu dan kaum perempuan melalui pemberian anggaran pemberdayaan perempuan dengan porsi lebih besar. “Bila PKS masuk dalam pemerintahan, Insya Allah anggaran bagi pemberdayaan perempuan akan tiga kali lipat lebih besar,” tegas Sani. (adine)

PKS : Popularitas Bang Sani Tembus Angka 50%


Popularitas Triwisaksana atau yang kerap kali dipanggil dengan Bang Sani terus mengalami kenaikan, hasil terakhir tembus ke angka 50%. Berbekal inilah membuat Optimisme Partai Keadilan Sejahtera (PKS) makin tinggi untuk mengusung kadernya Triwisaksana sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta. PKS menyebut Triwisaksana atau Bang Sani sudah populer di Jakarta.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Pusat (DPW) PKS DKI Jakarta, Slamet Nurdin mengatakan, partainya saat ini terus memperkenalkan sosok Bang Sani ke warga Jakarta. Selain itu, PKS juga sudah menyiapkan rencana kerja untuk memenangkan Pemilukada bulan Juli 2012.

Sebagaimana yang disampaikan langsung ke media online okezone Senin (26/12) Selamat Nurdin mengatakan “Daripada menunggu koalisi parpol, kita bergerak lebih dulu dengan mempopulerkan Bang Sani. Tingkat pengenalan Bang Sani sudah mencapai 50 persen di Jakarta, artinya sudah cukup populer,” .

Menurutnya, figur Bang Sani akan diterima publik Jakarta yang memiliki latar belakang beragam. Dia memastikan Bang Sani adalah tokoh plural yang mengayomi semua kalangan. “Kita ingin pastikan ke warga Jakarta, Bang Sani tokoh plural, menggarap basis segala lapisan dan tidak akan bekerja demi kelompok tertentu,” ujarnya.

Hingga saat ini, PKS sambung dia terus melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol termasuk kandidat calon gubernur yang ada seperti Fauzi Bowo, Nachrowi Ramli dan Tantowi Yahya. Namun, PKS akan memutuskan berkoalisi bila tercapai kesepakatan.

“Harus ada kesamaan tentang konsep pembenahan Jakarta, karena kota sebesar ini harus dikelola secara bersama-sama. Bila hasil musyawarah ditemukan kesepakatan, PKS bersedia menaruh Bang Sani di posisi Wakil Gubernur,” sebut Nurdin.

Dia juga membantah kabar miring yang menyebut PKS mematok harga tertentu sebagai syarat untuk mencalonkan seseorang yang meminta dukungan PKS.

“PKS tidak pernah meminta uang ke calon, kita bekerja bersahaja, uang bukan alat utama perjuangan. Kita enggak prioritaskan pinangan uang, itu terlalu pragmatis karena PKS berorientasi kinerja bukan uang,” pungkasnya.

Selasa, 27 Desember 2011

Ungkapkan Cinta untuk Ibu Indonesia, Perempuan PKS Gelar Family Expo 2011


Jakarta. Sebagai upaya untuk menularkan semangat meningkatkan kualitas perempuan dan keluarga Indonesia pada masyarakat, Bidang Perempuan DPP PKS bersamaan dengan momentum Hari Ibu menggulirkan kegiatan nasional Hari Ibu dengan Tema “Cinta untuk Ibu Indonesia”.

Ketua DPP PKS Bidang Perempuan, Anis Byarwati mengatakan, untuk ungkapkan cinta bagi ibu, PKS menyelenggarakan Family Expo agar berbagai elemen masyarakat tergugah untuk mencintai ibu Indonesia dan bergerak dengan kearifannya masing-masing melakukan perbaikan sehingga kondisi perempuan dan ibu yang tidak menguntungkan dapat diminimalisir.

“Meningkatkan kualitas perempuan dan ibu Indonesia adalah tugas bersama antara pemerintah dan semua elemen masyarakat. Dengan demikian langkah bersama untuk menguraikan benang-benang persoalan perempuan dan ibu Indonesia menjadi hal penting,” ujar Anis di Jakarta, Rabu (21/12/2011).

Anis mengutip data sensus penduduk tahun 2010, lebih dari 118 juta atau 49 persen dari total penduduk Indonesia adalah perempuan. Jumlah yang tidak sedikit. Tapi sayangnya, menurut dia, potensi yang besar itu tidak dibarengi dengan kualitas yang mumpuni.

Dia mengungkapkan, tiga hal terkait indikator kesejahteraan perempuan, yaitu pendidikan, kesehatan, dan tingkat ekonomi masih rendah. Dari sisi pendidikan, masih ada sekitar 5 persen atau lebih dari 5 juta perempuan Indonesia yang buta aksara. Sedangkan dari sisi kesehatan, berbagai persoalan terkait kesehatan perempuan masih mengemuka, di antaranya ditunjukkan dengan masih tingginya Angka kematian ibu melahirkan di Indonesia, yaitu 228 per 100 ribu kelahiran hidup. Angka ini tertinggi di Asia.

Sementara dari sisi ekonomi, rumah tangga miskin yang dikepalai oleh perempuan jumlahnya semakin bertambah dari tahun ke tahun. Susenas tahun 2004 memperkirakan lebih dari 3 juta rumah tangga miskin dikepalai oleh perempuan. Bahkan Anis menambahkan, organisasi Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) juga menyebutkan bahwa 79 persen anggotanya hidup di bawah garis kemiskinan, dengan pengahasilan kurang dari USD 2 per hari.

“Oleh karena itu, perempuan PKS selama lebih dari 10 tahun telah bergerak di akar rumput melakukan upaya peningkatan kapasitas perempuan di bidang ekonomi, pendidikan, agama, dan kesehatan melalui Pos Wanita Keadilan atau Pos WK,” pungkasnya.

Lebih dari 5.800 titik Pos WK saat ini telah didirikan di 33 provinsi di Indonesia. Untuk memfokuskan fungsi Pos WK, sejak awal 2011 Pos WK mengerucutkan perannya pada dua bidang utama, yaitu pendidikan dan ekonomi melalui Pos WK Berbasis Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi (Pos WK PPE).

Adapun kegiatan Pos WK PPE diantaranya adalah pengembangan taman bacaan, pelatihan baca tulis al-qur’an dan latin, pelatihan keterampilan yang layak jual, dan bantuan pemasaran produk. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan Pos WK PPE, perempuan, ibu, dan keluarga Indonesia dapat lebih percaya diri karena potensi dalam dirinya dapat dikembangkan dan memberikan bekal untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Selain Pos WK PPE, Bidang Perempuan PKS juga menjawab persoalan perempuan dan keluarga Indonesia melalui program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang merupakan upaya perempuan PKS mengokohkan dan meningkatkan kualitas keluarga Indonesia. Kegiatan RKI di antaranya adalah pelatihan pasca nikah untuk pasangan suami istri, konsultasi keluarga, pelatihan pra nikah, seminar ayah hebat, day care, on air Radio, dan pelatihan konselor keluarga. Saat ini, telah terbentuk 105 RKI di 33 provinsi. Dengan terlibat dalam kegiatan RKI, masyarakat mendapatkan dorongan baik moril, spiritual, maupun langkah-langkah aplikatif untuk mengokohkan keluarganya.

Sedangkan Family Expo 2011 akan diselenggarakan serentak di 33 Provinsi pada rentang 22 – 30 Desember 2011. Dalam kegiatan Family Expo ini akan dilakukan pameran produk Pos WK yang memiliki daya ungkit secara ekonomi, bazar produk muslimah, pemberian penghargaan kepada tokoh perempuan Indonesia, dan sarasehan ‘Cinta untuk Ibu Indonesia’. Pada Family Expo tersebut, masyarakat juga akan mengenal lebih jauh tentang RKI.

Sebagai titik utama penyelenggaraan Family Expo akan dipusatkan di Kota Tua Jakarta Barat, DKI Jakarta pada Sabtu, 24 Desember 2011. Pada titik utama tersebut akan hadir Pembina RKI Nasional, Luthfi Hasan Ishaq dan Pembina RKI DKI Jakarta, Triwisaksana. Selian itu jajaran pengurus DPP PKS dan DPW DKI Jakarta serta tokoh-tokoh lokal dan nasional rencananya akan hadir di acara tersebut. Selain pameran, acara juga diisi dengan hiburan untuk memaknai Hari Ibu dengan artis seperti Opick dengan tembang-tembangnya yang menyentuh dan Fadil, vokalis Grup Band Padi.

Triwisaksana menyatakan gelaran acara di Kota Tua hanyalah sebagian kecil dari aktivitas PKS untuk memberikan yang terbaik bagi kaum ibu. “PKS selalu berusaha menghadirkan Jakarta yang lebih nyaman untuk ditinggali masyarakatnya, terutama kaum perempuan karena mereka adalah sekolah yang utama untuk anak-anak. Dan merekalah yang paling berhak mendapatkan rasa nyaman yang pertama kali,” ujar pria yang akrab dipanggil Bang Sani ini.


Minggu, 25 Desember 2011

Korwe Ujung Tombak Pemenangan Pemilukada


DPC PKS Setia Budi mengadakan Pelatihan Korwe November 2011 di Masjid Taufik Jakarta Selatan, Ahad (18/12). 23 Korwe dari 45 Korwe tampak hadir pada acara ini.

Ketua DPC PKS Setia Budi Panca Hariawan, ST dalam sambutannya mengatakan bahwa tidak ada pembelaan dari Allah jika manusia jauh dari-Nya. Maka, ketika berada dalam barisan PKS, amalan harian harus diperhatikan. “Sholat harus berjama’ah di masjid, baca Al Qur’an dan kita harus senantiasa ikut ta’lim,” jelas Panca.

Fasilisator Pemenangan Pemilukada (FPP) Setia Budi, Sugeng Sukarni mengingatkan, bahwa Korwe adalah ujung tombak kemenangan Bang Sani di Pemilukada 2012, yang nantinya akan bekerjasama dengan Korte dalam mensosialisasikan Bang Sani. [oman]

PKS Siap Terjunkan Relawan Perempuan


PKS Jakarta-Partai Keadilan sejahtera melatih 350 relawan perempuan yang akan terjun langsung ke masyarakat guna menyerap aspirasi. Relawan yang dipilih dari seluruh kelurahan dan kecamatan di DKI Jakarta ini, dibekali teknik berkomunikasi, public speaking dan materi kepartaian. Diharapkan dari pelatihan ini, para relawan perempuan akan menjadi juru bicara partai yang mampu menjyampaikan prestasi-prestasi PKS selama ini. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Selamat Nurdin, di hadapan 350 relawan perempuan yang sedang menerima pelatihan sehari penuh (27/11).
Menurut Selamat, PKS merasa perlu untuk kembali terjun ke masyarakat. Selain memarketingkan partai dengan data berupa prestasi PKS selama ini, para relawan juga menjadi telinga partai guna menerima aspirasi masyarakat. Selamat juga memberi arahan pada relawan untuk tetap bersikap dinamis di masyarakat. "Relawan harus mampu menjadi perekat antara partai dan masyarakat", ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua MPW PKS DKI Jakarta, Ir Triwisaksana Msc. Pria yang diakrabi dengan sebutan Bang Sani ini menyatakan pentingnya peran relawan perempuan dalam menyerap aspirasi masyarakat. “Perempuan adalah salah satu segmen masyarakat yang besar, dan memiliki peran signifikan dalam membangun bangsa”, ujarnya. Dengan menghadirkan relawan perempuan ke tengah masyarakat, diyakini juga akan merangsang munculnya kreativitas kaum perempuan untuk menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.
Untuk itu, Bang Sani yang juga Wakil Ketua DPRD ini sangat mengapresiasi keberadaan Relawan Perempuan PKS. “Harus diakui, banyak sekali agenda partai ini yang sukses karena dikawal oleh kader dan simpatisan perempuan PKS”, tuturnya. Saatnya, tambah Sani, PKS memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat dengan kehadiran relawan perempuan. (Ir@)

PKS DKI Jakarta Gelar Rakorwil


PKS Jakarta - Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS DKI Jakarta menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil) di Lembang Bandung Jawa Barat, Sabtu-Ahad (10-11).

Rakerwil di ikuti para pengsionaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Syariah Wilayah (DSW) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) beserta bidang-bidang di dalamnya. Acara juga diikuti oleh para pengurus dari Lima DPD di Jakarta, yaitu DPD Jakarta Pusat, Selatan, Utara, Timur dan Barat.

Acara dimulai dengan sambutan para Ketua DPTW, yaitu Ketua DPW Selamat Nurdin, Ketua DSW Abdulrahman Suhaimi dan Ketua MPW Triwisaksana. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tiap-tiap bidang di DPW berupa laporan evaluasi kerja tahun 2011 dan program kerja tahun 2012.

Dalam sambutannya, Triwisaksana mengatakan bahwa konsolidasi struktur di PKS DKI Jakarta telah selesai lengkap dengan susunan poengurusnya dan berlanjut ke fase koordinasi. "Partai lain masih hiruk pikuk melakukan konsolidasi dan melengkapi kepengurusan, PKS lebih siap masuk ke dalam ranah pilkada, hal ini pertanda kemenangan kita," terang pria yang akrab disapa dengan Bang Sani ini penuh semangat. (adine)

Semarak Hari Ibu, PKS DKI Jakarta Gelar Family Expo


PKS Jakarta - Dalam rangka menyemarakan peringatan Hari Ibu pada 22 Desember nanti, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta menggelar acara Family Expo tingkat DPD se DKI Jakarta, Minggu (18/12).

Untuk DPD PKS Jakarta Selatan akan menggelar Festival Perempuan se-DPD dengan rangkaian acara seperti Qosidah, Bazaar, dan lima perlombaan lainnya. Setiap DPC PKS yang ada di Jakarta Selatan harus menampilkan produk Pos Wanita Keadilan (Pos WK). Adapun tempat pelaksanaannya terletak di Kampung Kandang Jagakarsa. Peresmian untuk Family Expo akan dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana pada pukul 7.30. Acara ini akan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.

Usai pembukaan di DPD PKS Jakarta Selatan, Bang Sani sapaan akrab wakil DPRD DKI Jakarta tersebut giliran membuka acara berikutnya di DPD PKS Jakarta Barat pada pukul 9.00 WIB. Usai pembukaan, pelbagai jenis perlombaan pun telah menanti semangat warga Jakarta barat.

Berbagai acara telah disiapkan dalam Family Expo Jakarta Barat seperti lomba menulis surat cinta dari suami kepada isterinya. Hal ini bertujuan untuk menambah keharmonisan dalam sebuah keluarga. Pasalnya, pasca menikah seorang suami kini tak lagi membuat surat cinta untuk sang isteri. Dengan demikian, surat cinta ini menjadi momen nostalgia sang suami kepada isteri.

Berikutnya adalah lomba memasak nasi goreng yang diikuti oleh seluruh Badan Pengurus Harian DPD dan DPC Jakarta Barat. Memasak memang sudah biasa, tapi akan lebih menarik jika para pengurus PKS dan masyarakat akan beradu kreatifitas dalam mengolah rasa untuk sebuah nasi goreng.

Sebuah acara keluarga belum lengkap jika tidak melibatkan seorang anak. Dalam acara ini telah disiapkan lomba mewarnai untuk anak. Alhasil, anak para kader dan simpatisan ini akan beradu kreatifitas dalam mewarnai sebuah gambar.

Tak kalah menarik, untuk membangkitkan semangat perempuan acara Family Expo yang digelar oleh DPD PKS Jakarta Barat ini menyediakan lomba produk Pos Wanita Keadilan (Pos WK), lomba antar Rumah Keluarga Indonesia (RKI).

Kemudian DPD PKS Jakarta Timur dan Jakarta Pusat menyusul dengan agenda yang sama di daerah masing-masing.

DPD PKS Jakarta Utara menyelenggarakan acara Family Expo ini pada Sabtu (24/12) di Taman Fatahilah, Kota. Dengan tema yang sama dan akan di buka secara resmi pula oleh Bang Sani. (pks.or.id)

Kamis, 22 Desember 2011

Selamat Tahun Baru Islam 1433H dari Bang Sani

Islamedia - Kalender Hijriyah 1432 akan segera berakhir. Berdasarakan Taqwim Standard Indonesia tangal 29 Zulhijjah 1432 H akan jatuh pada Jumat, 25 November 2011. Hari itulah saat pelaksanaan rukyatul hilal untuk menentukan awal Muharram 1433 H. Penentuan awal bulan Muharram sangat penting aretinya karena terkait dengan awal tahun baru 1433 H yang dikenal sebagai Tahun Baru Hijriyah. Di beberapa kalender umum dicantumkan bahwa 1 Muharram 1433 H jatuh pada Minggu, 27 November 2011. Sementara di Kalender yang diterbitkan Muhammadiyah Tahun Baru Hijriyah 1433 jatuh pada Sabtu, 26 November 2011. Seperti biasanya, perbedaan ini sangat terkait dengan posisi Bulan di akhir bulan sebelumnya serta perbedaan kriteria kalender yang digunakan.

Data astronomis untuk wilayah Yogyakarta, Matahari terbenam pada pukul 17:41 WIB pada azimuth 248° 57' di Selatan titik Barat. Tinggi Hilal (Bulan) saat Matahari terbenam 1°17' di atas horizon nyata dan di Selatan-Atas Matahari. Bulan terbenam pada 17:48 WIB pada azimuth 247°48'. Pada kondisi seperti ini mustahil hilal dapat dirukyat baik menggunakan mata telanjang maupun teleskop. RHI Yogyakarta tidak akan melakukan rukyatul hilal pada hari ijtimak, tapi pada hari berikutnya di Pantai Parangkusumo pada Sabtu, 26 November 2011 saat ketinggian hilal 15°05'.

Secara Khusus Ir. Triwisaksana, MSc atau yang dikenal dengan panggilan Bang Sani menyampaikan pesan khusus : "Tahun Baru selalu memberi harapan namun lebih penting mempersiapkan amal terbaik kita di tahun depan. Selamat Tahun Baru, Hadirkan karya nyata".

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan