Hamasah di Jalan Da'wah
Perjalanan dakwah masih panjang. Salah satu faktor yang membuat kita dapat bertahan dan terus eksis di jalan dakwah adalah adanya hamasah (semangat) dan iradah (kehendak) kuat yang tertanam dalam jiwa kita.
Jama'ah Penuh Berkah
Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.
Bekerja Untuk Indonesia
Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)
Inilah Jalan Kami
Katakanlah: "Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik". (12:108)
Biduk Kebersamaan
Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Adakah di antara kita yang tersayat atau terluka ? Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.
Selasa, 09 April 2013
Hidayat: PKS Sudah Praktikkan Untuk Tak Rangkap Jabatan, Tak Sekadar Wacana
Ada Google, PKS Pastikan Tak Ikut Kunker Komisi III ke Eropa
Jakarta - Komisi III DPR berencana melakukan kunjungan kerja ke 4 negara Eropa untuk pendalaman Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP dan KUHAP. Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, memastikan anggotanya tak akan ikut serta dalam kunker tersebut.
"Kami sudah putuskan sejak akhir 2012 lalu bahwa PKS tidak ikut kunker atau studi banding ke luar negeri sampai selesai masa jabatan (tahun 2014)," kata Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2013).
Hidayat menerangkan Fraksi PKS akan lebih fokus pada tugas-tugas di DPR dengan tidak turut pembahasan RUU ke luar negeri. Namun, hal itu bukan berarti PKS tidak melakukan pembahasan.
"Kami juga akan studi banding, kami punya perwakilan di luar negeri. Kami bisa searching ke profesor Google, tapi kami hormati kawan-kawan yang akan berangkat," tuturnya.
"Tapi kami ingatkan betul kunker harus berkualitas, transparan, jangan menambah kesalahan bagi DPR. Tapi itu KUHP dan KUHAP ya bukan santet," lanjut Hidayat.
Soal optimisme pengesahan RUU KUHP dan KUHAP itu, menurut Hidayat memang hal itu jadi tantangan khususnya bagi Komisi III karena sudah puluhan tahun Indonesia menggunakan KUHP warisan kolonial.
"Itu tantangan berat di Komisi III dan pemerintahan, kalaupun belum selesai ya ini sudah bagus sudah dimulai pemerintah (menyerahkan kepada DPR)," ungkapnya.
"Kalau tidak selesai maka itu berarti kita akan langgengkan UU warisan Belanda," imbuh Hidayat.
http://news.detik.com/read/2013/04/02/122718/2209219/10/ada-google-pks-pastikan-tak-ikut-kunker-komisi-iii-ke-eropa?9911012
Jumat, 06 Januari 2012
Rumah Aspirasi Hidayat Nur Wahid Diresmikan
konstituen.
“Saya percaya kemenangan partai politik itu ditentukan oleh bagaimana kita mengaktualisasikan kehendak-kehendak rakyat. Pembentukan rumah aspirasi ini sebagai salah satu ikhtiar untuk menjembatani kehendak rakyat tersebut,” ujar Hidayat kepada wartawan di sela-sela peresmian, Kamis.
Rumah Aspirasi ini merupakan program nasional yang didirikan di semua daerah pemilihan anggota DPR RI PKS. Secara garis besar ada dua kerja dari Rumah Aspirasi yaitu advokasi dan pemetaan aspirasi rakyat.
“Rumah aspirasi tidak segan-segan untuk melakukan pendampingan terhadap aspirasi yang berkembang dan mempengaruhi kepentingan masyarakat secara signifikan,” imbuhnya.
Dorong Jadi Proyek Mobil Nasional, PKS Beri Beasiswa pada Perakit Kiat Esemka
Anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, menyatakan partainya akan memberikan penghargaan kepada pelajar, guru serta pihak lainnya yang terlibat dalam pembuatan mobil Kiat Esemka. Penyerahan penghargaan akan dilakukan pada perayaan ulang tahun PKS pada 20 April.
“PKS mengapresiasi pembuatan mobil karya siswa SMK dengan memberikan penghargaan, seperti pemberian beasiswa kepada para siswa yang ikut membuat,” kata Hidayat di Solo, Kamis 5 Januari 2012.
Selain siswa, dia melanjutkan, pemberian penghargaan juga akan diserahkan kepada para guru yang melakukan pendampingan perakitan mobil Kiat Esemka. “Guru dan sekolah akan mendapatkan penghargaan,” ujarnya.
Bahkan, Hidayat mengaku, berkat Walikota Solo, Jokowi, mobil produksi SMK tersebut semakin fenomenal dan dikenal. “Tiga pihak ini, yakni siswa, guru dan walikota pantas mendapatkan apresiasi. Nanti, kami akan berikan penghargaan tanggal 20 April,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Anis Matta mengusulkan agar DPR RI mendukung mobil produksi pelajar SMK Negeri di Solo Jawa Tengah menjadi program mobil nasional (Mobnas). “Kita perlu mengapresiasi karya anak bangsa dari SMK Negeri di Solo. Mereka telah membuktikan mampu membuat mobil yang diberi nama Kiat Esemka,” kata Anis Matta di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.
Menurut Anis Matta, Komisi terkait di DPR RI agar melakukan kunjungan kerja ke Solo guna mempelajari kemungkinan karya para pelajar SMK Negeri di Solo tersebut menjadi program mobil nasional. Komisi terkait di DPR RI, kata dia, perlu mempelajari lebih dalam soal kemungkinan karya tersebut masuk dalam industri otomotif dan menjadi program mobil nasional.
“Bagaimana dukungan pemerintah dan swasta untuk menjadikan karya anak bangsa tersebut sebagai proyek nasional,” katanya.
Mulai Diminati Para Tokoh
Sejumlah petinggi partai politik dan pejabat pun ikut memesan mobil Esemka, mulai dari Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, hingga Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono. “Lalu, ada lagi Roy Suryo, Guruh Soekarnoputra, Puan Maharani, Tjahjo Kumolo, Aria Bima, dan kepala Dinas Tata Kota Jakarta (Wiryatmoko),” kata pemilik bengkel Kiat, Sukiat, kepada media, Kamis 5 Januari 2012.
Selain itu, dia menambahkan, ada pemesan dari kalangan artis seperti Ginanjar dan Garin Nugroho. “Sebagian besar memesan tipe SUV,” jelas Sukiat.
Selain Agung Laksono, menurut Sukiat, pemesan dari kalangan menteri adalah Syarif Hasan, Menteri Koperasi dan UKM. “Mereka memesan lewat telepon atau SMS,” imbuhnya.
Syaikh Muhammad Badi’: Ikhwanul Muslimin Semakin Mendekati Khilafah Islamiyah
Ketika Ikhwanul Muslimin pertama memulai misinya, mereka bertujuan untuk membimbing dan mendukung kebangkitan bangsa sehingga dapat memperoleh kembali posisinya setelah lama mengalami keterlambatan dan resesi, Badie mengatakan.
Dia melanjutkan dengan menjelaskan dua tujuan yang digariskan oleh Imam Hasan Al Banna di konferensi keenam jamaah Ikhwanul Muslimin. Tujuan pertama adalah untuk meningkatkan jumlah keanggotaan jamaah. Yang kedua adalah pembentukan sebuah rencana jangka panjang untuk melakukan reformasi dari semua aspek kehidupan masyarakat.
Imam Hasan Banna menentukan tahap di mana tujuan akhir dapat dicapai, kata Syaikh Muhammad Badi’. Langkah pertama adalah pembinaan individu, keluarga, lingkungan masyarakat, sistem pemerintahan, dan akhirnya membangun sistem khilafah Islamiyah.
Dalam pesannya Kamis kemarin, pemimpin Ikhwan mengaitkan Arab Spring dengan tujuan akhir dari Ikhwan, mengatakan bahwa pemberontakan bermaksud untuk mencapai target tertentu, di mana mereka menolak untuk berkompromi.
“Dalam musim semi Arab tekad revolusioner rakyat untuk mencapai target tertentu di mana mereka setuju, dan tidak pernah berkompromi, merupakan faktor utama dalam menjatuhkan rezim yang menindas dan setiap organisasi yang korup. Kita sekarang semakin dekat untuk mencapai kebaikan yang lebih besar untuk mendirikan sebuah rezim yang berkuasa yang sesuai dengan yang kita inginkan termasuk semua lembaga dan elemen,” kata Syaikh Muhammad Badi’.
Dia menuduh para penentang Ikhwanul Muslimin berusaha menghalangi jamaah dengan menciptakan konflik-konflik yang tidak perlu, yang pada kenyataannya hanya dalih untuk merobek persatuan bangsa dan membatalkan revolusi.
“Kami, setelah majelis syura, akan bergerak maju, dan kami berkomitmen untuk mencapai tujuan bangsa dan revolusi yang kami inginkan, termasuk mewakili jutaan rakyat Mesir di parlemen dan mulai pembentukan lembaga negara yang adil, ” kata Syaikh Muhammad Badi’ menegaskan.
Kamis, 05 Januari 2012
PKS dukung dana haji dikelola lembaga keuangan syari'ah
Menurut Politisi senior PKS ini, maksud dikelolanya dana haji oleh Lembaga Keuangan Syariah (LKS) adalah untuk mengantisipasi tercampurnya dana haji sesorang dengan unsur-unsur yang tidak jelas kehalalannya / riba. “Karena ketika sumber dana haji yang digunakan seseorang tercampur/terkontaminasi dengan unsur-unsur yang tidak halal/haram, maka pada saat itu pula malaikat menolak haji yang dilakukan seseorang,” jelasnya.
Dalam pandangan Surahman, sudah saatnya Lembaga Keuangan Syariah (LKS) mengambil peran penting ini untuk menjaga kebaikan jamaah dalam menunaikan haji sesuai dengan syariat ditentukan. Dengan adanya rekomendasi DSN-MUI, lanjut Surahman, harapannya semakin banyak jamaah haji kita yang mendapat predikat haji yang mabrur dari sisi Allah SWT. “Ketika seseorang telah mendapatkan peringkat haji yang mabrur, maka banyak kebaikan yang akan di sampaikan kepada masyarakat dan bangsa ini kedepannya,” ungkap Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS ini.
Karena itu, di Komisi VIII Surahman akan mengusulkan revisi terhadap UU No. 13 Tahun 2008 tentang penyelengaraan Ibadah Haji khususnya pasal 22 guna memberikan peluang kepada LKS agar dapat mengelola dana haji. “Rekomendasi DSN-MUI harus dijadikan dasar kebijakan perbaikan pengelolaan haji di masa yang akan datang,” tutup Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Jawa Barat X ini.
14.44
Unknown




