Tampilkan postingan dengan label jazuli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jazuli. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Januari 2012

Pencabutan Perda Miras Dorong Kriminalitas & Dekadensi Moral Anak Bangsa


Jakarta (10/1/2012). Sangat disayangkan jika di tengah upaya bersama menyemai moralitas anak bangsa muncul berita pembatalan perda tentang minuman keras (perda miras) di sejumlah daerah oleh Kementerian Dalam Negeri. “Kalau benar, ini sesuatu yang ironis karena benyak kasus kriminalitas di tengah-tengah masyarakat selalu ada kaitannya atau dipicu oleh minuman keras,” kata Jazuli Juwaini, anggota Komisi VIII DPR RI.

“Minuman keras jelas madhorotnya, tidak ada manfaatnya. Sehingga ketika satu daerah membuat perda pembatasan peredaran minuman beralkohol tersebut, kita harus melihat spiritnya untuk menjaga kebaikan moral masyarakat khususnya anak-anak kita,” lanjut politisi PKS asal Banten ini.

Jazuli mengatakan seharusnya Mendagri memperhatikan semangat dan kearifan lokal masyarakat tersebut sehingga dalam evaluasinya terhadap sejumlah Perda Miras dapat lebih jernih dan konstruktif. “Apalagi perda ini termasuk sensitif di tengah-tengah masyarakat kita yang agamis. Hampir seluruh masyarakat dipastikan mendukung perda semacam ini karena dampaknya bagi perbaikan masyarakat. Karena itu seharusnya mendagri berhati-hati dalam melakukan verifikasi dan evaluasi,” kata Jazuli.

Dalam sejumlah pemberitaan, Perda Miras yang dicabut oleh Mendagri antara lain Perda No 7 tahun 2005 di Kota Tangerang, Perda No 15 tahun 2006 di Kabupaten Indramayu, dan Perda No 11 tahun 2010 di Kota Bandung.

“Lalu apa alasan mendagri menertibkan dan membatalkan perda-perda tersebut?,” tanya Jazuli. “Oleh karena itu mendagri harus menjelaskan sebaik-baiknya untuk menjernihkan permasalahannya agar isu ini tidak berkembang menjadi kontraproduktif seolah-olah pemerintah mendukung peredaran miras di tengah-tengah masyarakat,” saran Ketua DPP PKS ini.

Senin, 09 Januari 2012

Gerakkan Ekonomi Masyarakat, PKS Luncurkan “Koperasi Sukses”

Serpong (Sabtu, 7/1/2012) – Dalam rangka meningkatkan ekonomi kader dan simpatisan, Partai Keadilan Sejahtera meluncurkan Koperasi SUKSES (Sahabat Usaha Kecil Segera Sejahtera) di gedung DRN Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan. Ketua DPP PKS Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan Jazuli Juwaini, MA dalam Keynote Speech-nya mengatakan bahwa program ini diluncurkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat khususnya ekonomi kader dan simpatisan PKS secara masif dan sistematis.

“Kami mendata ekonomi kader dan simpatisan PKS, mengidentifikasi kebutuhan pengembangan ekonomi mereka, dan menjembatani permodalan dengan pihak perbankan. Dengan langkah ini, Kami berharap bisa memberikan solusi yang kongkrit bagi ekonomi rakyat,” kata Jazuli Juwaini.

Jazuli yang juga anggota DPR RI ini menjelaskan, gerakan Koperasi Sukses ini akan dijadikan gerakan nasional yang masif sehingga hasilnya diharapkan dapat segera mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah pada hari ini sudah soft launching di Tangerang Selatan, dan insya Allah akan disusul di daerah-daerah lain hingga seluruh Indonesia,” kata Jazuli.

Menurut Jazuli, usaha kecil perlu dibangun dan dikembangkan, hal ini mengingat mayoritas masyarakat Indonesia bergerak di usaha kecil. Kedua, semua usaha besar pasti dimulai dari yang kecil dan riil. Bagaimana bisa menjadi besar kalau tidak memulai dengan yang kecil.

“Untuk itu, mari sama-sama kita mulai bergerak dalam bidang ekonomi, sekecil apapun usaha itu. Peluang usaha itu banyak sekali. Kita akan himpun usaha-usaha kader dan simpatisan PKS melalui Koperasi ini, insya Allah,” katanya semangat.

Sementara itu, praktisi keuangan mikro Setiawan Sudarmadji mengatakan Koperasi Swamitra adalah pola kerjasama pembiayaan antara Koperasi dan Bank Bukopin untuk memodernisasi usaha simpan pinjam  melalui pemanfaatan jaringan teknologi (network).

Melalui Koperasi SUKSES, Jazuli sangat berharap kader PKS dan simpatisan serta masyarakat umum dapat membumikan kembali sistem koperasi yang asli Indonesia. Secara bertahap, PKS akan membeirkan modal kepada pelaku usaha kecil dan menengah. Koperasi SUKSES diluncurkan dihadapan seribu kader dan simpatisan serta pelaku usaha kecil dan menengah di tiga kota di Banten yakni Kota Tangerang, Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang.

“Yang ‘gelap’, tidak tahu mau usaha apa, kita berikan pelatihan. Yang sudah jelas ingin usaha apa, kita tumbuhkan komitmennya untuk segera memulai usahanya, sambil kita bantu bussiness prosesnya hingga permodalannya,” pungkas Jazuli.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan