Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Januari 2012

PKS Nilai Positif Revisi Perda Perpasaran


Revisi Perda No 2 tahun 2002 tentang Perpasaran Swasta yang kini di tangan pihak legislatif, dinilai Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD DKI sebagai suatu hal yang positif. Sebab, secara substansial dalam revisi itu juga diatur tentang pembangunan dan pendirian pasar modern yang harus mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

"Pembahasan revisi perda ini diharapkan menjadi momentum untuk menata kembali keberadaan pusat perbelanjaan dan minimarket, serta kebangkitan pasar dan pedagang tradisional," jelas Nurjanah Hulwani, anggota FPKS DPRD DKI, Senin (6/6).



Nurjanah menambahkan, pengaturan perlu dilakukan untuk mengurangi dampak negatif dari keberadaan pusat perbelanjaan yang selama ini terjadi.
 Menurutnya, pengembangan pasar tradisional ke depan juga perlu diikuti dengan pembinaan bagi pedagang pasar tradisional. Khususnya dalam bidang kualitas barang dan pelayanan kepada konsumen sehingga bisa lebih bersaing dengan pasar modern.

"Pemprov DKI harus berupaya menciptakan dan memberikan intensif bagi terbentuknya brand image pasar yang khas," tandasnya.

Terkait penghapusan pasal 10 tentang luas dan jarak tempat penyelenggaraan usaha, anggota Faksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Wanda Hamidah, mengatakan pasal yang dihapus justru membahas secara rinci mengenai zonasi pasar swasta. Menurutnya, zonasi masih sangat diperlukan untuk melindungi keberadaan pasar tradisional.

"Karena tanpa ada regulasi yang mengatur masalah zonasi pasar swasta akan membuat pasar tradisional semakin terpuruk," katanya.

Pasal yang juga dihapus dalam revisi perda ini yakni pasal 12 yang menyoroti masalah kewajiban pasar swasta, di antaranya kemitraan dengan usaha kecil dan koperasi, pelarangan judi, serta pencantuman label halal bagi barang-barang yang diperdagangkan. Namun hal-hal tersebut tidak lagi dibicarakan pada ajuan revisi Perda No 2 tahun 2002.



Menurut Wanda yang tidak kalah penting juga dihapusnya pasal 13 dan pasal 14 yang membicarakan masalah kewajiban pasar swasta untuk menyediakan ruang usaha bagi pedagang kecil atau pedagang kaki lima seluas 10 persen hingga 20 persen dari luas bangunan dan tidak dapat diganti dalam bentuk lain. "Kami berpendapat usaha pendamping seperti ini sangat membantu dan penting bagi rakyat kecil dalam mendorong kemajuan usahanya," imbuhnya.

Kamis, 05 Januari 2012

Ustadzmenjawab.com, Search Engine Syariah

Alhamdulillah, kini telah hadir sebuah website  http://www.ustadzmenjawab.com/ , sebuah search engine yang mengkhususkan berisi kumpulan artikel tanya-jawab syariah yang telah dikirimkan  kepada ustadz/pusat kajian syariah di indonesia.

Bagi yang ingin mencari jawaban pertanyaan-pertanyaan seputar islam dengan jawaban-jawaban ala Indonesia dengan bermacam-macam pendapatnya, silakan bermain-main ke website ini.

Tercatat ada sekitar 7500 tanya jawab dari para ustadz maupun pusat kajian syariah di Indonesia dan juga fatwa-fatwa resmi ormas islam indonesia di database. Cakupannya luas meliputi aqidah, shalat, puasa hingga politik, ekonomi, negara.

Versi mobile nya juga sudah dalat di akses melalui handphone dengan alamat url yang sama http://www.ustadzmenjawab.com/ , dengan sedikit catatan bahwa rowser gedget maupun handphone yang digunakan harus support javascript seperti opera mini

Kamis, 29 Desember 2011

Kunjungan DPP Muslimah HTI ke DPP PKS


HTI Press. Dalam rangka mengokohkan ukhuwah Islamiyah, DPP Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia mengunjungi  DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Perempuan di Jakarta (6 Oktober 2011). Ustadzah  Iffah Ainur Rochmah (Juru Bicara Muslimah HTI), bersama ketua DPP Muslimah HTI Ustadzah Ratu Erma Rahmayanti , Ustadzah Ishmah Cholil dan Ustadzah Zidny Sa’adah diterima dengan hangat dalam semangat ukhuwah Islamiyah oleh Pengurus DPP PKS Bidang Perempuan. Delegasi diterima langsung oleh Ketua DPP PKS Bidang Perempuan Anis Byarwati.  Turut mendampingi  K. Mufidayati, Dewi (Sekretaris DPP PKS Bidang Perempuan) serta 3 orang Ketua Bidang.

Selain bersillah ukhuwah, dibicarakan juga persoalan-persoalan krusial umat terutama yang menimpa perempuan dan keluarga muslim. DPP Muslimah HTI menyampaikan keprihatinan sekaligus perhatiannya terhadap program-program yang dijalankan secara massif untuk merusak tatanan keluarga muslim melalui perempuan. Ide kebebasan dan kesetaraan gender yang semakin luas dikampanyekan. Meski sudah memunculkan banyak pengaruh negatif di tengah masyarakat, seperti tingginya angka gugat cerai oleh perempuan yang diakui oleh pegiat gender sebagai salah satu wujud keberhasilan kampanye kesetaraan. Dan pemerintah semakin menunjukkan keseriusannya mengadopsi aturan sekuler ini dengan segera akan disahkannya RUU Kesetaraan Gender (RUU KG).

Muslimah HTI juga membagi awareness bahwa semua terjadi akibat umat Islam tidak lagi hidup di bawah naungan rumah sejatinya yakni Khilafah Islamiyah. Buktinya, sekalipun di negara-negara barat sedang serius memperbaiki tatanan berkeluarga dan mengabaikan ide gender guna mengatasi dampak krisis sosial, negeri muslim semisal Indonesia tetap menjadi obyek pelaksana agenda-agenda internasional kesetaraan gender dan liberal yang secara pasti akan merusak tatanan keluarga muslim. Ajakan Muslimah HTI untuk mewujudkan keluarga muslim sebagai role model dunia dalam bingkai negara Islam mendapat sambutan positif dari DPP PKS. Anis Byarwati juga menegaskan bahwa Khilafah Islamiyah adalah cita-cita luhur umat Islam yang patut diperjuangkan. Dengannya semua masalah umat bisa diselesaikan tuntas dan  peradaban Islam yang mulia mampu diwujudkan. Karenanya, kedua belah pihak sepakat untuk sama-sama memperjuangkan Syariah Islam untuk kepentingan umat , meskipun ada berbedaan dalam masalah metode namun bisa saling memahami.




Selasa, 27 Desember 2011

Surat Cinta Ku Untuk mu Ukhti,,,


Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,,,


Ba'da tahmid dan shalawat,,,

Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat,,,

Ukhti,,,
Rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu.
Yang Tak Pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur.
Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku.
Yang selalu bersedia berduaan disepertiga terakhir malam.
Yang siap Memberi apapun yang ku pinta, Ia Yang Bertahta, Berkuasa dan Memiliki Segalanya.

Maaf Ukhti,,,
Tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding Dia.
Kau sangat lemah, kecil dan kerdil di hadapan-Nya.
Ia berbuat apa saja sekehendak-Nya kepadamu.
Dan, Ukhti, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuat-Nya cemburu.
Aku takut, hubungan kita selama ini membuat-Nya murka.
Padahal Ia, Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras Siksa-Nya.

Ukhti,,,
Belum terlambat untuk bertaubat.
Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan oleh-Nya.
Ia bisa marah, Ukhti.
Marah tentang saling pandang yang pernah kita lakukan.
Marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal itu.
Marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus memboncengimu dengan motorku.
Marah karena pernah ketetapan-Nya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayangkan wajahmu.
Ia bisa Marah.
Tapi sekali lagi semua belum terlambat.
Kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau Memaafkan dan Mengampuni.
Ukhti, Ia Maha Pengampun, Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Taubat, Maha Penyayang, Maha Bijaksana.

Ukhti,,,
Jangan marah ya.
Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku pada-Nya, tidak pada selain-Nya.
Tapi tak Cuma aku, Ukhti.
Kau pun bisa menjadi kekasih-Nya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan.
Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-larangan-Nya termasuk dalam soal hubungan kita ini.
Insyaallah, Dia punya rencana yang indah untuk masa depan kita masing-masing.
Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibenci-Nya, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang pria shalih.
Ya, pria shalih yang pasti jauh lebih baik dari diriku saat ini.
Ia yang akan membantumu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridho Allah dalam ikatan pernikahan yang suci.
Inilah do'aku untukmu, semoga kau pun mendo'akanku, Ukhti.

Ukhti,,,
Aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini.
Tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah.
Ya, saudara di jalan Allah, Ukhti.
Itulah yang terbaik.
Tak hanya antara kita berdua, tapi seluruh orang mukmin di dunia.
Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.

Maaf, Ukhti,,,
Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis pesan ini.
Aku takut ini merusak hati.
Goresan pena terakhirku di sini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insya Allah.

Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Mengenang Yoyoh Yusroh, Membaca Jejak Cinta Politisi Perempuan PKS untuk Indonesia

Tidak banyak perempuan Indonesia yang paham dan sadar bahwa dunia politik adalah dunia milik laki-laki dan perempuan, bukan sekedar monopoli laki-laki.

Politik memang dianggap sebagai dunia keras, dan penuh intrik. Politik juga dinilai sebagai bagian dari perebutan kekuasaan, yang menjadi domain kaum pria. Padahal perempuan juga memiliki kepentingan-kepentingan tertentu yang belum tentu dapat diwakili oleh laki-laki.

Persepsi negatif tentang politik itu telah ditepis oleh almarhumah Yoyoh Yusroh, politisi perempuan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang wafat karena kecelakaan pada 27 April lalu. Kiprah Yoyoh di parlemen, menunjukkan kepada publik bahwa perempuan juga mampu menjalankan amanah politik dengan baik. Menurut Yoyoh, memisahkan perempuan dari politik sama dengan memisahkan masyarakat dari lingkungannya.

Langkah politik Umi Umar, begitu Yoyoh biasa disapa di kalangan kader PKS, mendapat apresiasi banyak pihak, baik rekan maupun lawan politik.Yoyoh termasuk legislator yang gigih memperjuangkan RUU Pornografi hingga disahkan.

Hari ini (Rabu, 13/7), bertempat di gedung Nusantara IV DPR, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) me-launching buku Yoyoh yang berjudul Langkah Cinta Untuk Indonesia.

Dalam pengantar buku tersebut, Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq memberikan kesaksian. Kata Luthfi, banyak orang yang terkagum-kagum dengan sosok Umi Umar, padahal baru mendengar profilnya dan tidak pernah bertemu.

“Saya tidak tahu apakah ke depan PKS akan dikaruniai lagi oleh Allah SWT seorang kader seperti beliau?Apakah PKS mampu mencetak kembali kader baru yang kapasitas dan kualitasnya sekaliber Yoyoh Yusroh?” tanya Luthfi.

Selain di bidang politik, Yoyoh juga aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan dakwah. Kiprahnya di dunia dakwah diapresiasi oleh Departemen Agama dengan memberinya penghargaan sebagai Mubaligh Nasional pada tahun 2001. Tidak hanya di tingkat nasional, Yoyoh juga turut menjadi anggota Internasional Muslim Women Union (IMWU) sebagai salah satu wadah perjuangan bagi muslimah se-dunia.

“Semua peran itu (rumah tangga dan politisi) bisa dilakukan dengan baik oleh beliau Apalagi, Ibu Yoyoh juga sangat aktif dalam peran-peran pemberdayaan perempuan di masyarakat,” demikian testimoni Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar, dalam Buku Langkah Cinta Untuk Indonesia.

Senin, 26 Desember 2011

Al-Qur’an dan Pensikapannya





Jika kita melihat kebelakang pada awal permulaan Islam, sekelompok kecil manusia dimana sosok Muhammad saw.yang menjadi penyeru mereka menuju keimanan, diantara mereka yang telah beriman adalah Khadijah (isteri), Abu Bakar (sahabat),Ali (sepupunya) dan Zaid (budaknya).Kita dapati bahwa Al-Qur’an pada saat itu menjadi faktor yang amat berpengaruh sebagai salah satu wahana untuk membina keimanan orang-orang pertama yang masuk Islam.

Pada saat itu Rasulullah saw. Dan pengikutnya belum memiliki daya tahan yang kuat.Disaat seperti ini Islam membutuhkan sosok kader da’wah yang tangguh, maka Umarlah orangnya. Kisah berimanya Umar banyak riwayat yang menceritakanya, salah satunya berasal dari riwayat Atha dan Mujahid yang dikutip oleh Ibnu Ishaq dari Abdullah bin Najih “ aku dulunya amat menjauhi Islam.Aku suka mabuk-mabukan ketika jahiliyah.kami mempunyai majelis tempat berkumpul kaum pria bangsa Quraisy … Suatu saat aku hendak berkumpul dengan teman-temanku disana, namun tidak seorangpun disana.Maka aku berkata,’maka aku harus menemui si Fulan penjual khamar’ maka akupun segera bergegas untuk menemuinya,tetapi aku tidak mendapatinya.Lalau akupun berujar kembali,’ mungkin aku harus ke Ka’bah untuk melakukan Thawaf disana sebanyak 7 atau 70 kali!, maka akupun datang ke masjid untuk melakukan thawaf di Ka’bah, ternyata disana ada Rasulullah saw. Sedang berdiri melakukan shalat, saat itu shalat menghadap ke negeri Syam (Masjidil Aqsha) dan ia menjadikan Ka’bah diantara dirinya dan negeri Syam.Beliaupun berdiri diantara dua rukun (tiang Ka’bah) rukun Aswad dan rukun Yamani.aku berkata saat aku melihatnya,’Demi Allah, kalau saja nanti malam aku mendengar apa yang akan dibaca oleh Muhammad, dan terbersit dalam hatiku kalau aku sudah mendekat ke arah Muhammad dan mendengarkan apa yang ia baca pasti ia akan aku kagetkan.’Akupun menghampirinya dari balik al-Hajar (Hajar Aswad), akupun masuk dari balik kain Ka’bah, tidak ada jarak diriku dengan Muhammad kecuali hanya dibatasi dengan kain Ka’bah saja, saat aku mendengar Al-Qur’an maka luluh hati hingga membuat aku menangis, sejak saat itu aku masuk Islam.

Namun ada juga kisah yang dituturkan oleh Ibnu Ishaq, yang kesimpulanya bahwa’Umar keluar dari rumahnya dengan menghunus pedang mencari Rasulullah saw.Umar ditemani oleh para sahabatnya yang berjumlah hampir 40 orang terdiri dari pria dan wanita yang berkumpul disebuah rumah dekat bukit Shafa.Di tengah jalan ia bertemu dengan Naim bin Abdullah yang bertanya kepada Umar hendak kemana ia.Umar lalu memberitahukan Naim tentang maksud dan tujuanya. Lalu Naim mengingatkan Umar akan bahaya berhadapan dengan bani Abdi Manaf dan ia mnegajak Umar untuk kembali ke rumah dan mengurungkan niatnya, karena iparnya yang bernama Said bin Zaid bin Amr dan isterinya yang bernama Fatimah binti Khatab telah keluar dari agama mereka.Maka Umar pun bergegas hendak menemui mereka berdua, ternyata disana ia mendengar seseorang yang membacakan Al-Qur’an kepada mereka berdua. Umar segera merangsek masuk kedalam rumah dan langsung mencengkeram Said dan isterinya yang masih adiknya sendiri… kemudian Umar merebut sebuah lembaran kertas setelah perdebatan lama, dan ternyata di dalamnya terdapat surat Thaahaa.

Setelah membaca sepenggal dari surat tersebut , Umar berkata “betapa indah dan mulianya kalimat ini” lalu ia pun pergi untuk menemui Nabi saw.dan ia mengumumkan keislamanya. Maka Nabi saw.bertakbir untuk memberitahukan penghuni rumah dan para sahabatnya bahwa Umar telah masuk Islam. Seluruh riwayat sepakat bahwa Umar mendengar atau membaca sepenggal ayat Al-Qur’an seolah-olah hal ini yang mengajaknya untuk memeluk Islam. Selanjutnya mari kita melihat sosok lain, sosok yang tidak kalah terkenalnya dari Umar, sosok yang dijuluki dermawan kota Mekah yaitu Al-Walid ibnul Mughirah. Ada beberapa riwayat tentang berpaling (tawalli) nya al-Walid ibnul Mughirah yang ringkasnya Al-Walid ibnul Mughirah mendengarkan beberapa ayat Al-Qur’an yang hampir membuat hatinya luluh. Maka kaum Quraisy berkata,”Demi Allah, Walid sudah keluar dari agama kita dan semua kaum quraisy akan keluar dari agamanya.” Maka kaum quraisy mengirim abu Jahal kepada Walid untuk mengingatkan kembali akan kemuliaan diri dan keturunan Walid serta hartanya.Abu Jahal meminta kepadanya untuk mengomentari Al-Qur’an sehingga kaumnya mengerti bahwa sebenarnya Walid benci kepada Al-Qur’an. Lalu Walid berkata “apa yang harus aku komentari? Demi Allah tidak seorang pun diantara kamu yang lebih mengerti tentang syair daripada aku, demi Allah tidak ada perkataan seorang pun yang menyerupainya. Demi Allah ucapan dalam Al-Qur’an itu amat manis dan indah, bacaan tersebut bisa mengalahkan semua yang ada dibawahnya dan dia mampu mengungguli segalanya.

Abu Jahal lalu berkata, “Demi Allah kaummu tidak akan puas sehingga engkau berkomentar tentang Al-Qur’an.” Lalu Walid berkata ,”kalau begitu biarka aku berfikir sejenak, saat berfikir ia mengatakan,”in hadza illa sikhrun yu’tsar” Al-Qur’an ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari, apakah kalian tidak melihat bahwa ia mampu memisahkan seorang suami dari istrinya dan dari keturunanya.(dari Sirah Ibnu Hisyam dan beberapa riwayat lain)

Hal ini terekam abadi di dalam Al-Qur’an surah al-Mudhasir : 18-28)

Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yangditetapkannya), maka celakalah dia! Bagaimana dia menetapkan?, kemudian celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan?, kemudian dia memikirkan, sesudah itu dia bermasam muka dan merengut, kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri, lalu dia berkata: "(Al Quraan) ini tidak lain hanyalah sihiryang dipelajari (dari orang-orang dahulu), ini tidak lain hanyalah perkataan manusia".Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar. Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu? Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan(*).

[*] Yang dimaksud dengan "tidak meninggalkan dan tidak membiarkan"ialah apa yang dilemparkan ke dalam neraka itu diazabnya sampai binasakemudian dikembalikannya sebagai semula untuk diazab kembali. Ikhwafillah, dari kisah diatas terlihat bertemunya dua kisah yaitu kisah keimanan dan kekufuran. Bagaimana Umar dapat merasakan betapa menggelora hatinya manakala dia bertemu dengan Al-Qur,an, tidak ada yang mempengaruhi dan tiada pula yang mengajarinya, namun serta merta hatinya tunduk pada kebenaran Al-Qur’an.

Bagaimana dengan Walid al-Mughirah? Dia terbelenggu dan terkungkung akibat kesombongan yang ia miliki, dia merasa bangga dengan nasab, harta serta keturunanya. Kedua tokoh ini menjalani alur hidup yang berbeda, yaitu beriman dan kufur, namun dari kedua kisah diatas keduanya telah melalui satu titik yang sama yaitu titik pengakuan atas kebenaran dan keagungan kandungan Al-Qur’an baik dari segi makna dan bahasanya.

Ikhwatifillah, sungguh Al-qur’an itu mempunyai daya magic yang luar biasa, kalau kita melihat kebelakang bagaimana orang-arang Qurays yang mengatakan “ janganlah kalian dengarkan Al-qur’an ini dan olok-oloklah Al-qur’an tersebut agar kalian menjadi menang.” Sungguh ayat ini menunjukkan rasa ketakutan yang luar biasa akibat pengaruh Al-qur’an pada jiwanya, demikian juga sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah, yang membacakan satu atau dua ayat kepada sahabatnya yang menyebabkan jiwa mereka menjadi tunduk, hati mereka menjadi khusu’ dan orang-orang yang takut pada Tuhannya menjadi bergegas untuk memenuhi panggilanNya.

Diakhir bahasan kita, mari kita lihat beberapa ayat dalam Al-qur’an dimana ayat tersebut demikian besar pengaruhnya pada hati mereka, ada yang bercucuran air matanya, ada yang menyungkur dan bersujud dan ada yang demikian hebat rasa takutnya hingga gemeter kulit orang-orang yang mengingat Allah. Dalam sebuah ayat diceritakan tentang orang Yahudi dan Nasrani

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orangYahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialahorang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang nasrani".Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri.Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul(Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkankebenaran (Al Qur'an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitabmereka sendiri); seraya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telahberiman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi(atas kebenaran Al Qur'an dan kenabian Muhammad s.a.w.).(Qs.5,Al Maidah :82-83)

Katakanlah: "Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama sajabagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnyaapabila Al Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas mukamereka sambil bersujud, dan mereka berkata: "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi".Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu'. .(Qs.17, Al-Isra: 107-109)

Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang[*], gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.(Qs.39, Az-zumar: 23)

[*]. Maksud berulang-ulang di sini ialah hukum-hukum,pelajaran dan kisah-kisah itu diulang-ulang menyebutnya dalam Al Quraan supaya lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap. Sebahagian ahli Tafsir mengatakan bahwa maksudnya itu ialah bahwaayat-ayat Al Quraan itu diulang-ulang membacanya seperti tersebut dalam Mukaddimah surat Al Faatihah.

Ikhwatifillah, Al-qur’an adalah Qalam Allah yang Agung, yang indah yang mengandung petunjuk hidup, semua manusia yang membacanya dengan bacaan yang benar, meresapi dan merenungkan ma’nanya, maka semua hati akan mengakui kebenaran dan tunduk padanya, hanya saja yang muncul kepermukaan kadang berbeda dengan apa yang ada di dalam hati, ada yang langsung tunduk dan beriman adapula yang ingkar lalu tetap pada kekafirannya. Jadilah kita orang yang membaca dan mendengarkan Al-qur’an dan selalu tetap bermohon kepada Allah agar hati kita tunduk padanya.

Suripan Soleh

Ketua PIP PKS Qatar


Minggu, 25 Desember 2011

PKS Siap Terjunkan Relawan Perempuan


PKS Jakarta-Partai Keadilan sejahtera melatih 350 relawan perempuan yang akan terjun langsung ke masyarakat guna menyerap aspirasi. Relawan yang dipilih dari seluruh kelurahan dan kecamatan di DKI Jakarta ini, dibekali teknik berkomunikasi, public speaking dan materi kepartaian. Diharapkan dari pelatihan ini, para relawan perempuan akan menjadi juru bicara partai yang mampu menjyampaikan prestasi-prestasi PKS selama ini. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Selamat Nurdin, di hadapan 350 relawan perempuan yang sedang menerima pelatihan sehari penuh (27/11).
Menurut Selamat, PKS merasa perlu untuk kembali terjun ke masyarakat. Selain memarketingkan partai dengan data berupa prestasi PKS selama ini, para relawan juga menjadi telinga partai guna menerima aspirasi masyarakat. Selamat juga memberi arahan pada relawan untuk tetap bersikap dinamis di masyarakat. "Relawan harus mampu menjadi perekat antara partai dan masyarakat", ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua MPW PKS DKI Jakarta, Ir Triwisaksana Msc. Pria yang diakrabi dengan sebutan Bang Sani ini menyatakan pentingnya peran relawan perempuan dalam menyerap aspirasi masyarakat. “Perempuan adalah salah satu segmen masyarakat yang besar, dan memiliki peran signifikan dalam membangun bangsa”, ujarnya. Dengan menghadirkan relawan perempuan ke tengah masyarakat, diyakini juga akan merangsang munculnya kreativitas kaum perempuan untuk menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.
Untuk itu, Bang Sani yang juga Wakil Ketua DPRD ini sangat mengapresiasi keberadaan Relawan Perempuan PKS. “Harus diakui, banyak sekali agenda partai ini yang sukses karena dikawal oleh kader dan simpatisan perempuan PKS”, tuturnya. Saatnya, tambah Sani, PKS memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat dengan kehadiran relawan perempuan. (Ir@)

Semarak Hari Ibu, PKS DKI Jakarta Gelar Family Expo


PKS Jakarta - Dalam rangka menyemarakan peringatan Hari Ibu pada 22 Desember nanti, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta menggelar acara Family Expo tingkat DPD se DKI Jakarta, Minggu (18/12).

Untuk DPD PKS Jakarta Selatan akan menggelar Festival Perempuan se-DPD dengan rangkaian acara seperti Qosidah, Bazaar, dan lima perlombaan lainnya. Setiap DPC PKS yang ada di Jakarta Selatan harus menampilkan produk Pos Wanita Keadilan (Pos WK). Adapun tempat pelaksanaannya terletak di Kampung Kandang Jagakarsa. Peresmian untuk Family Expo akan dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana pada pukul 7.30. Acara ini akan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.

Usai pembukaan di DPD PKS Jakarta Selatan, Bang Sani sapaan akrab wakil DPRD DKI Jakarta tersebut giliran membuka acara berikutnya di DPD PKS Jakarta Barat pada pukul 9.00 WIB. Usai pembukaan, pelbagai jenis perlombaan pun telah menanti semangat warga Jakarta barat.

Berbagai acara telah disiapkan dalam Family Expo Jakarta Barat seperti lomba menulis surat cinta dari suami kepada isterinya. Hal ini bertujuan untuk menambah keharmonisan dalam sebuah keluarga. Pasalnya, pasca menikah seorang suami kini tak lagi membuat surat cinta untuk sang isteri. Dengan demikian, surat cinta ini menjadi momen nostalgia sang suami kepada isteri.

Berikutnya adalah lomba memasak nasi goreng yang diikuti oleh seluruh Badan Pengurus Harian DPD dan DPC Jakarta Barat. Memasak memang sudah biasa, tapi akan lebih menarik jika para pengurus PKS dan masyarakat akan beradu kreatifitas dalam mengolah rasa untuk sebuah nasi goreng.

Sebuah acara keluarga belum lengkap jika tidak melibatkan seorang anak. Dalam acara ini telah disiapkan lomba mewarnai untuk anak. Alhasil, anak para kader dan simpatisan ini akan beradu kreatifitas dalam mewarnai sebuah gambar.

Tak kalah menarik, untuk membangkitkan semangat perempuan acara Family Expo yang digelar oleh DPD PKS Jakarta Barat ini menyediakan lomba produk Pos Wanita Keadilan (Pos WK), lomba antar Rumah Keluarga Indonesia (RKI).

Kemudian DPD PKS Jakarta Timur dan Jakarta Pusat menyusul dengan agenda yang sama di daerah masing-masing.

DPD PKS Jakarta Utara menyelenggarakan acara Family Expo ini pada Sabtu (24/12) di Taman Fatahilah, Kota. Dengan tema yang sama dan akan di buka secara resmi pula oleh Bang Sani. (pks.or.id)

Sabtu, 24 Desember 2011

EMPAT ISTRI


Konon ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugrahinya harta dan kesenangan yang banyak.

Sebab, dialah yang tercantik diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini.

Pedagang kaya itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya. Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yang lain.

Begitu juga dengan istri yang kedua. la pun sangat menyukainya. la adalah istri yang sabar dan pengertian. Kapan pun pedagang kaya ini mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini. Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang sulit.

Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini. Dialah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami. Akan tetapi, sang pedagang, tak begitu mencintainya. Walaupun sang istri pertama ini begitu sayang padanya, namun, pedagang kaya ini tak begitu mempedulikannya. Dia lebih mencintai istri ke empat, ketiganya dan keduanya.

Suatu ketika, si pedagang kaya tersebut jatuh sakit. Tak lama kemudian, ia menyadari, bahwa ia akan segera meninggal. Dia meresapi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati. "Saat ini, aku punya 4 orang istri. Namun, saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri."

Lalu, ia meminta semua istrinya datang, dan kemudian mulai bertanya pada istri keempatnya. "Kamulah yang paling aku cintai selama ini, Telah kuberikan kamu banyak uang, gaun dan perhiasan yang indah. Nah, sekarang, aku akan mati, maukah kau mendampingiku dan menemaniku?" la terdiam.

"Tentu saja tidak, "jawab istri keempat, dan pergi begitu saja tanpa berkata-kata lagi. Jawaban itu sangat menyakitkan hati. Seakan-akan, ada pisau yang terhunus dan mengiris-iris hatinya.

Pedagang yang sedih itu lalu bertanya pada istri ketiga. "Aku pun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir. Maukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku?"

Istrinya menjawab, "Hidup begitu indah di sini. Aku akan menikah lagi jika kamu mati."

Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini. Badannya mulai merasa demam.

Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. "Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mau membantuku. Kini, aku butuh sekali pertolonganmu. Kalau aku mati, maukah kamu ikut dan mendampingiku?"

Sang istri menjawab pelan. "Maafkan aku kanda," ujarnya "Aku tak bisa menolongmu kali ini. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kuburmu saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu." Jawaban itu seperti kilat yang menyambar. Sang pedagang kini merasa putus asa.

Tiba-tiba terdengar sebuah suara. "Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut ke mana pun kau pergi. Aku tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu."

Sang pedagang lalu menoleh ke samping, dan mendapati istri pertamanya disana. Dia tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang yang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang lalu bergumam, "Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini, istriku."

Sahabat, pada hakekatnya sesungguhnya kita punya 4 orang istri (pasangan hidup) dalam kehidupan ini. Dalam cerita di atas,

Istri yang keempat kita, adalah tubuh jasmani kita. Seberapa pun banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh dan jasmani kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. la akan pergi segera kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan fisikyangtersisa saat kita menghadap-Nya.

Istri yang ketiga dalam kisah di atas, adalah Jabatan/kedudukan dan kekayaan kita. Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain.Jabatan kita akan digantikan oleh orang lain dan kekayaan kita akan berpindah kepada keluarga kita tanpa sedikitpun kita bawa serta. Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah mendudukinya dan memilikinya.

Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan teman-teman kita. Seberapa pun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tidak akan bisa bersama kita selamanya. Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita

Dan, sahabat, sesungguhnya, istri pertama kita adalah Qalbu (jiwa) dan amal shaleh kita. Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal shaleh kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi ke mana pun kita melangkah. Bersihkanlahjiwa (qalbu) kita dari segala penyakit2 hati, dan Kayakanlah Jiwa (Qalb) kita dengan mencintai Allah SWT dengan menjalankan semua PerintahNYA dan menjauhi semua laranganNYA. Mencintai apa saja yang la cintai dan membenci apa saja yang Allah SWT juga benci.

Juga demikian halnya dengan amal shaleh kita, marilah kita perbanyak amal shaleh kita dengan menjalankan shalat 5 waktu dan shalat-shalat sunnah seperti Tahajjud, Dhuha dll, memperbanyak sedekah kita, mentadaburi Al Qur-an dan mengajarkannya, memperbanyak puasa sunnah dan juga zikir dan berkumpul dengan orang-orang sholeh dalam majelis Pengajian / Majelis Dzikir. Yang juga penting adalah agar kita senantiasa berbuat baik pada keluarga, tetangga, sahabat dan lingkungan kita, mencintai dan menyantuni fakir miskin dan anak-anak yatim, tidak menyakiti hati orang lain dan lain sebagainya.

Karena hakekatnya hanya jiwa yang bersih (Qalbun salim) dan amal sholeh-lah yang akan dapat menolong kita di akhirat kelak. Jadi, selagi mampu, bersihkanlah selalu dari penyakit-penyakit jiwa kita dan perbanyak amal shaleh kita dengan senantiasa mendekatkan diri kita kepada Allah SWT, menjalankan perintahNya dan sekaligus menjauhi larangan-laranganNya . Jangan sampai kita menyesal kelak dikemudian hari.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan