Tampilkan postingan dengan label ukhuwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ukhuwah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Januari 2012

Robithoh : Doa Cinta Sang Imam

Ya Allah Engkau tahu
Hati-hati ini telah
Berkumpul dalam cinta-Mu
Bertemu dalam taat-Mu
Menyatu menolong dakwah-Mu
Berjanji perjuangkan syariat-Mu
Maka eratkan ikatannya
Dan abadikan cintanya
Tidak ada penjelasan historis tentang suasana yang melatari Imam Syahid Hasan Al Banna saat menulis potongan doa itu. Ia menyebutnya Wirid Pengikat. Pengikat hati. Hati yang sedang dibangunkan untuk memikul beban kebangkitan umat. Beban mereka berat. Jumlah mereka sedikit. Musuh mereka banyak. Jadi mereka butuh landasan yang kokoh dan pengikat yang kuat. Landasannya adalah iman. Pengikatnya adalah cinta.
Cinta menjalin jiwa-jiwa mereka dalam kelembutan yang menyamankan: maka setiap mereka adalah pernadani sutera yang empuk, setiap orang dengan tipenya bisa duduk santai di situ. Cinta mereka selalu mampu menampung semua bentuk perbedaan: ada kebebasan berpendapat tapi tidak ada sikap yang melukai, ada keterbukaan tapi objektivitas tetap di atas segalanya. Cinta melahirkan pertanggungjawaban: setiap mereka selalu bertanya tentang sejauh mana mereka mampu mempertanggungjawabkan sikap mereka di depan Allah?
Tapi cinta juga melahirkan kelembutan: maka prbedaan-perbedaan mereka terkelola dalam etika yang menyamankan jiwa. Karena setiap pembicaraan mereka selalu berujung amal. Beban. Perbedaan diantara mereka tidak akan mengubah situasi mereka, seperti kata Iqbal, sebagai sapu lidi yang diikat cinta untuk membersihkan kehidupan.
Tapi cinta juga memberi mereka energi. Para pemikul beban kebangkitan itu pastilah akan menempuh jalan perjuangan penuh liku dan pendakian. Pada setiap satu jarak waktu dan tempat beban mereka bertambah. Mereka pasti mengalami penuaan dini, seperti kata Rasulullah saw: “Surat Hud dan saudara-saudaranya telah mengubankan rambutku.” Kalau bukan dengan energi yang dahsyat, siapakah yang sanggup mendaki gunung sembari memikul beban? Dan cintalah sumbernya.
Energi cinta memicu mereka untuk bergerak dan bertumbuh dalam tempo yang cepat. Tapi ikatan cinta mengatur irama mereka dalam keserasian yang indah. Itu sebabnya mereka kuat. Nyaman. Dan abadi. Jadi biarkan Sang Imam mengumumkan kembali dia cintanya:
Maka eratkan ikatnnya. Dan abadikan cintanya?
~ Anis Matta ~







Gratisan Musik

Rabu, 04 Januari 2012

Gallery 2006




2006





Studi Islam

posko kebakaran

Gallery 2007




2007





Posko Banjir

Pilkada

Gallery 2009




2009





Futsal Ramadhan DPC

Sohibul Iman

Nurmansyah Lubis

Kampanye

Pemilu

Gallery 2010




2010





I'tikaf

Aksi Save Palestine

Bukber 1431H

P2B donasi Gunung Merapi

Qurban DPC 1431H

Studi Islam DPC

Musda 2 DPD

Gallery 2011




2011





Bakar ayam sate dan Silahturahim

Risol

Makkah

Milad PKS ke-13

Sarapan Pagi DPC dan Mabit

Futsal DPC Cup (1)

Rihlah

Futsal DPC Cup (2)

BukBerTok

Futsal Bang Sani Cup DPC/ Jakarta

Qurban 1432H Bang Sani

Sohibul Iman DPD-DPC-DPRa

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan