Sabtu, 31 Desember 2011

PKPU Vacancy

Lowongan yang Tersedia

  • Administrasi Keuangan
    Pria atau Wanita, usia maksimal 35 tahun|S1 jurusan Akuntansi atau Manajemen Keuangan dari Universitas terkemuka, IPK min 3.00 (skala 4.00)|Berpengalaman min. 2 tahun di bidang yang sama (Keuangan)|Mampu bekerja secara teliti|Memiliki jiwa kepemimpinan, kecerdasan emosional, dan siap bekerja di bawah tekanan|Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan internet
    Selengkapnya   Pengajuan
  • Manager Kesehatan
    Pria, usia maksimal 35 tahun|S1 jurusan Kesehatan Masyarakat dari Universitas terkemuka, IPK min 3.00 (skala 4.00)|Berpengalaman min. 2 tahun di bidang yang sama (Keuangan)|Mampu bekerja secara teliti|Memiliki jiwa kepemimpinan, kecerdasan emosional, dan siap bekerja di bawah tekanan|Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan internet
    Selengkapnya   Pengajuan
  • Marketing
    Pria, maksimal usia 30 tahun|Pendidikan minimal lulusan SMA|Memiliki kendaraan pribadi & SIM C|Berpenampilan rapih dan menarik|Pengetahuan agama islam yang baik|Komunikatif & Supel|Pengetahuan marketing|Pengalaman 1-2 tahun di marketing|Sikap baik|Siap ditempatkan di JABODETABEK|Mampu mencapai target
    Selengkapnya   Pengajuan
  • Designer
    1 orang diploma desain|Pria/Wanita usia maks. 27 tahun|Pendidikan min. D3/S1 (disukai dari jurusan Disain Komunikasi Visual)|Kemampuan melakukan disain (CorelDraw, PhotoShop), metode percetakan|Pengalaman di media/pers kampus|Terbiasa bekerja dengan system target
    Selengkapnya   Pengajuan
  • Reporter
    Pria/wanita, usia maksimal 30 tahun|Pendidikan min. D3 semua jurusan|Berpengalaman 1-2 tahun sebagai Reporter|Mampu berbahasa inggris secara aktif dan pasif|Penampilan menarik dan percaya diri|Mampu bekerja dalam teamwork maupun sendiri|Terbiasa dengan bekerja di bawah tekanan (system target)|Bersedia ditempatkan di Jakarta
    Selengkapnya   Pengajuan
  • Programmers
    Pria/wanita, usia maksimal 30 tahun|Menguasai CodeIgniter (dan Yii Framework menjadi nilai lebih)|Pendidikan min. D3|Berpengalaman 1-2 tahun sebagai Programmers|Penampilan menarik dan percaya diri|Mampu bekerja dalam teamwork|Terbiasa dengan bekerja di bawah tekanan (system target)|Bersedia ditempatkan di Jakarta
    Selengkapnya   Pengajuan
  • Manager Komunikasi & Media (MKM)
    Pria atau Wanita, usia maksimal 35 tahun|Diutamakan S1 jurusan Komunikasi dari Universitas terkemuka dengan Indeks Prestasi Minimal 3,0 (skala 4)|Berpengalaman min. 2 tahun di bidang Komunikasi dan Media|Memiliki jiwa kepemimpinan, kecerdasan emosional, dan siap bekerja di bawah tekanan|Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan internet
    Selengkapnya   Pengajuan
  • SAHABAT PEDULI (SP)
    Muslim/Pria|Usia maksimal 30 tahun|Minimal SMA|Memiliki kendaraan roda 2 dan SIM C|Menguasai wilayah Jabodetabek|Mampu membaca Al-Quran|Berpenampilan rapih dan menarik|Memiliki semangat tinggi
    Selengkapnya   Pengajuan
  • Staff SDM
    Wanita, usia maks. 27 tahun|pendidikan min S1 Psikologi|Lebih disukai berpengalaman|mampu mengoperasikan Ms. Office dan internet|mampu bekerja dengan teliti,cepat,disiplin dan bertanggung jawab|mampu bekerja dalam tim
    Selengkapnya   Pengajuan

Hukum Muhasabah di Tahun Baru Masehi


Hukum Muhasabah di Tahun Baru Masehi [ Fatwa Dewan Syariah PKS ]

FATWA DEWAN SYARIAH PUSAT PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum wr. wb. Bagaimana menyikapi Tahun Baru Masehi di mana banyak umat Islam yang melakukan acara Muhasabah di malam tahun baru tersebut? Sekian, wassalamualaikum wr. wb.

- Mohammad Arifin-Tanjung Priok. -

Jawaban :

الحمد لله رب العالمين والصلا ة والسلام على سيدنا محمد و على اله و صحبه و من تبعه الى يو م الدين .اما بعد

Mengingat kebiasaan yang terjadi di masyarakat pada malam tahun baru (ikut-ikutan tradisi Nasrani atau Barat setelah Natalan sebagaimana tradisi pesta dan maaf-maafan/pengakuan kesalahan) dari berbagai praktik hura-hura, kemaksiatan, beraneka kegiatan dan acara-acara jahiliyah, yang kemudian timbul kebiasaan paradoks lazimnya beberapa tahun terakhir ini yaitu semacam kegiatan rutin “Muhasabah Islamiyyah” yang diisi berbagai macam kegiatan dakwah di antaranya shalat berjamaah Qiyamulail, tasmi tilawah, ceramah, seminar, dan tabligh, yang diadakan dengan pertimbangan mencari alternatif kegiatan yang lebih “Islami” sebagai pengganti atau pengalihan positif dan memanfaatkan momentum tradisi untuk acara dakwah. Maka dengan ini Dewan Syari’ah memandang perlu untuk memberikan penjelasan fatwa syar’i tentang masalah tersebut sebagai berikut:

1. Penyelenggarakan acara “Muhasabah” pada malam tahun baru tersebut semula adalah sekedar desakan suatu kebutuhan (hajah/hajat) da’awi yang kemudian dikategorikan dalam kaidah “darurat” (Dhorurat). الحاجة تنزل منزلة الضرورة Yang mungkin dapat mentolerir hal-hal yang semula diharamkan dan hal ini harus dibatasi seperlunya (sekadarnya), berpegang pada kaidah syar’i yang menetapkan ”

الضرورات تقدر بقدرها (Darurat itu dibatasi sekedarnya saja).

2. Menimbang bahwa keterlanjuran dan kelangsungan dari acara rutin ”Muhasabah” tersebut dapat menjurus kepada Pengadaan Bid’ah Baru dengan adanya semacam ”kelaziman keagamaaan” yang terikat pada waktu dan tata cara tertentu dari kegiatan keagamaan dan Bid’ah semacam ini bila tidak dalam darurat maka hukumnya adalah terlarang. Dalam hal ini kita perlu mempertimbangkan kaidah syariah yaitu: ”Saddudzdzariy ’ah” (Suatu langkah prventif untuk mengantisipasi/menanggulangi adanya kemungkinan menjurus kepada penyelewengan atau pelanggaran) sebagai pemandu dalam menentukan sikap, di samping kaidah lain yang mengatakan:

درء المفاسد مقدم على جلب المصالح

“Mencegah kerusakan lebih didahulukan dari pada mengambil manfaat”.

Mencegah adanya kerusakan dalam agama dengan adanya bid’ah baru lebih didahulukan daripada mengambil manfaat dari acara tersebut. Sebab kita tidak ingin keluar dari satu kerusakan beralih kepada kerusakan yang lebih besar (dalam akidah dan agama).

3. Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas maka Dewan Syariah memutuskan untuk mengeluarkan Fatwa keharusan pemberhentian dan peniadaan acara rutin ”Muhasabah” yang diadakan setiap malam tahun baru.

4. Risalah (pesan misi) ”Muhasabah” tersebut seyogyanya tetap dan harus selalu digencarkan lewat media dan momentum keagamaan yang sudah ’lazim’ di masyarakat Islam seperti khutbah Jum’at, Majlis Ta’lim, dan sebagainya. Yaitu dengan mengarahkan generasi muda dan masyarakat umumnya untuk tidak mengikuti acara-acara jahiliyah pada malam tahun baru dan menyerupai orang-orang kafir (Tasyabbuh bil Kuffar) sebab barangsiapa yang menyerupai sekelompok orang maka ia termasuk ke dalam golongan mereka (man tasyabbaha bi qaumin fahuwa minhum)

5. Perlu adanya diversifikasi kegiatan-kegiatan da’wah menjelang datangnya tahun baru (tidak bertepatan dengan malam tahun baru) seperti tabligh, seminar, dan sebagainya untuk gencar menyampaikan risalah muhasabah tersebut agar masyarakat tidak terjerumus ke dalam jebakan bid’ah dan kemaksiatan di malam tahun baru. Dan perlu diingatkan bahwa pada prinsipnya; muhasabah seharusnya dilakukan setiap hari oleh masing-masing individu muslim tidak perlu menunggu momentum, baik kepada dirinya sendiri maupun kepada orang lain.

6. Perlu adanya langkah evaluasi melalui kegiatan-kegiatan dakwah yang diselenggarakan setelah berlalunya tahun baru. Evaluasi melalui mimbar-mimbar keagamaan untuk menekankan tingkat kemaksiatan atau mengambil pelajaran dari pengalaman agar tidak terulang lagi atau menjadi lebih baik di masa depan.

Demikianlah fatwa kami terkait dengan penyikapan di tahun baru masehi.

والله اعلم با الصواب والموفق و الهدى الى سواء السبيل و الحمد لله رب العا لمين

STRUKTUR PENGURUS DEWAN SYARIAH PUSAT PARTAI KEADILAN/PARTAI KEADIALAN SEJAHTERA 2000 – 2005 M. [lihat halaman. 271]

Ketua : Dr. H. Salim Segaf Al Jufri, M.A.

Wakil Ketua : Dr. H. Ahzami Sami’un Jazuli, M.A.

Sekretaris : H. Mohammad Syauqi, Lc., Imam Santoso, Lc.

Anggota : Dr. H. Muslih Abdul Kariiim, M.A.

KH. Yusuf Supendi, Lc.

Dr. H. Muinuddin, M.A.

H. Abdur Roqib, Lc.

H. Tajuddin Noor, Lc.

H. Bukhori Yusuf, M.A.

H. Aunur Rafiq Shaleh Tahmid, Lc.

H. Bakrun Syafi’i, M.A.



Sumber :

Buku Fatwa-Fatwa Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera, hal 43 – 45, Cetakan Kedua, Harakatuna Publishing Bandung, April


http://jihadsabili.wordpress.com/2010/12/09/hukum-muhasabah-di-tahun-baru-masehi-fatwa-dewan-syariah-pks/

Cinta Dunia Takkan Selaras dengan Cinta Akhirat

Imam Ibnu Al-Jauziy*

Saya melihat keresahan manusia dikarenakan mereka berpaling dari Allah dan selalu terjerumus dalam cinta dunia yang kelewat batas. Setiap kali ia kehilangan dunia, ia merasa gelisah luar biasa.

Adapun orang yang dikaruniai makrifat kepada Allah akan selalu tenang menghadapi hidup, karena hidupnya penuh dengan keridhaan menerima ketentuan Allah. Apa pun yang telah ditakdirkan baginya akan selalu diterima dengan penuh kerelaan. Jika berdoa namun tidak diterima, tak terlintas dalam kalbunya kecaman kepada Sang Khaliq, karera ia sadar bahwa dirinya hanyalah hamba yang diatur oleh "Tuan"nya. Yang penting baginya adalah mengabdi sebaik-baiknya kepada Sang Khaliq.

Dari situ akan muncul sifat tidak tamak dalam mengumpulkan dunia dan tidak berpura-pura untuk mendapat simpati manusia serta tidak larut dalam gelombang hawa nafsu. Dalam dirinya telah tertanam satu keinginan untuk mencapai yang kekal dengan mengorbankan yang fana.

Orang yang memiliki makrifat akan tidak disibukkan dengan segala kepentingan-kepentingan yang ada; kesibukannya terkuras untuk melayani Sang Pemilik hal-hal itu. Anda bisa melihat ia sangat santun tatkala berduaan dengan-Nya dalam khalwat dan munajat namun sangat asing ketika bergaul dengan manusia-manusia makhluk-Nya, ridha dengan takdir yang digariskan padanya.

Adapun orang yang tidak dikaruniai itu semua akan berada di dalam kubangan lumpur kotor kehidupan. Bayangannya untuk mendapatkan dunia yang ia inginkan tak mungkin akan terwujud semua. Jadilah ia dikepung oleh keinginannya sendiri dan merana melihat nasibnya. Oleh karena keburukan tingkah lakunya di dunia, ia pun merana di akhirat karena tidak mempersiapkan untuk akhiratnya.

Semoga Allah memperbaiki ihwal kita sehingga kita bisa menempuh jalan-Nya.


*)dikutip dari Kitab "Shaidul Khathir"

Hubungi

blog-indonesia.com

Markaz kami :

ym

Abdul Rahman (0812-907-4983)
Yogum SMS (0857-4306-0932)


Jumat, 30 Desember 2011

Gedung Pemasaran Pertamina Terbakar


Liputan6.com, Jakarta: Kepulan asap hitam terus menyembur dari lantai tiga Gedung Divisi Pemasaran Pertamina di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (29/12) malam. Kobaran api di dalam ruangan teknologi informasi tersebut langsung menghabiskan hampir seluruh ruangan. Diduga, kebakaran ini dipicu hubungan pendek arus listrik di ruangan itu.

Ada 23 mobil Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Petugas baru berhasil memadamkan api satu jam kemudian. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.(ANS)

Mau Jadi Gubernur DKI, Gandeng PKS

Ini himbauan buat para calon gubernur (cagub) yang ingin berduel di Pilkada pada Juli 2012. Jika ingin menumbangkan calon incumbet, Fauzi Bowo sebaiknya Anda menggandeng PKS.

PARTAI berlebel dakwah ini adalah parpol yang mempunyai mesin solid di DKI Jakarta. Apalagi sejak dipimpin Selamat Nurdin, PKS kian gesit. “PKS mempunyai kekuatan yang handal. Saya rasa mesin PKS mampu mengimbangi Fauzi Bowo,” terang pengamat politik Universitas Trisakti Adilsyah Lubis.

Sayangnya PKS terang Adilsyah tidak mempunyai figur popularitasnya mampu menandingi Fauzi Bowo. “Jadi untuk melawan incumbent harus dengan kekuatan mesin,” tegasnya.

Belajar pada Pilkada 2007 lalu, PKS mampu mengimbangi 19 parpol pendukung duet Fauzi Bowo-Prijanto. Selain PKS ada PDIP, Golkar dan PPP. “Dan yang mampu menandingi PKS hanya PDIP. Jadi jika cagub sukses merebut PKS, PDIP, Golkar dan PPP maka Fauzi Bowo tidak ada apa-apanya,” terang Adilsyah.

Sedangkan Partai Demokrat terang Adilsyah belum terlihat mesinnya di ibukota. Kemenangan partai bintang mercy di 2009 karena figur Presiden SBY dan bukan pada loyalitas kadernya. “Secara kursi di DPRD DKI, Demokrat menang tapi kalau kekuatan mesin belum tentu,” tambahnya.


Bang Sani Buka Peluang Duet dengan Foke


Jakarta - Kandidat Gubernur DKI Jakarta dari PKS, Triwisaksana, mengaku tidak menutup kemungkinan untuk berpasangan dengan siapa pun calon gubernur pada pemilukada 2012, termasuk Fauzi Bowo (Foke) yang hingga kini menjabat sebagai Gubernur DKI.

"PKS membuka semua kemungkinan untuk berkoalisi. Kita jalin komunikasi politik dengan semua pihak, dengan semua partai. Jadi kemungkinan berkoalisi dengan siapa pun sangat terbuka," kata Bang Sani, panggilan akrab Triwisaksana di Jakarta, Sabtu (24/12/2011).

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta ini mengaku partai-partai besar juga telah melakukan komunikasi dengan PKS. "Hampir semua, Demokrat, PDIP," ucap Bang Sani.

Saat ditanya apakah ada partai yang berkomunikasi intens dengan PKS, Bang Sani mengaku belum ada. "Sampai saat ini belum. Kemungkinan diprediksikan bulan Februari sebelum pendaftaran kandidat baru mulai akan kelihatan lebih lanjut. Nanti DPP yang akan memutuskan," paparnya.

Namun, ia menyatakan siap menjadi calon Gubernur DKI Jakarta 2012. Sederet nama calon pendamping Bang Sani pun digodok PKS, diantara nama yang santer dibicarakan untuk diduetkan dengan Sani adalah, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

Berdasarkan hasil survei, Foke masih lebih unggul dari Bang Sani. Sedang kemungkinan Bang Sani menjadi orang nomor dua dalam Pilgub DKI Jakarta mendampingi Foke, masih belum diketahui. Ia pun berpikir ulang duet bersama Foke.

Meski demikian, komunikasi dengan sejumlah partai politik dan rencana untuk berkoaliasi pun mulai dipersiapkan PKS, partai yang sudah diajak bicara adalah PDI Perjuangan dan Demokrat. "Itu nanti lah, diprediksi pada awal tahun atau sebulan sebelum pendaftaran calon ke KPUD baru bisa kita ambil keputusan," papar Bang Sani.

Ia menambahkan, PKS masih wait and see dalam menentukan siapa orang yang cocok mendampinginya. "Kita masih membuka kemungkinan untuk berkoalisi dengan partai lain. Kita siap menjalin komunikasi dengan segala pihak," tegas Bang Sani.

Sekretaris Bidang Humas DPP PKS, Dedi Supriadi menambahkan, PKS tidak mau terlalu gegabah menentukan Calon Gubernur (Cagub) beserta wakilnya. "Kita last minute lah, melihat gimana konstelasi politik di Jakarta ke depannya," terangnya.

Secara terbuka, Dedi mengatakan PKS masih membuka peluang untuk menggandeng partai lain dalam Pilgub DKI Jakarta. Jika dalam perkembangannya tidak ada kecocokan dan kesepakatan dalam membangun koalisi, Dedi mengaku PKS maju sendiri dalam Pilkada DKI. "Kita lihat saja nanti" tegasnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengaku belum memikirkan rencana maju di Pilgub DKI, meski namanya sering disebut-sebut akan mencalonkan diri kembali. "Saya kerja saja, enggak mau mikirin Pemilukada," jelasnya. (sindo/inc/ari)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan