Senin, 09 Januari 2012

Setelah Bobol 60.000 Kartu Kredit Israel, Hacker Arab Ancam Serang Militer

http://www.bersamadakwah.com/2012/01/setelah-bobol-60000-kartu-kredit-israel.html
Setelah membobol 60 ribu kartu kredit milik warga Israel, seorang hacker Arab yang menyebut dirinya "0xOmar" mengumumkan target berikutnya adalah kontraktor militer dan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) Israel. Ia juga menegaskan dirinya berasal dari Riyadh dan tidak mungkin bagi Israel untuk bisa menemukan dirinya.

Pernyataan melalui email itu sekaligus membantah Israel telah menemukan identitas hacker yang telah membobol dan mempublikasikan kartu kredit berikut data-data transaksi ribuan warganya.

Sebelumnya, Ynet melaporkan, Jum'at (6/1) bahwa seorang ahli komputer Israel berhasil mengungkap identitas hacker "0xOmar" yaitu seorang Meksiko berusia 19 tahun. Namanya Habib Umar, berprofesi sebagai pelayan biasa.

"Jika seorang mahasiswa bodoh berpikir bisa menemukan saya dalam delapan jam, bagaimana dengan Mossad?," kata hacker itu dalam emailnya.

Perusahaan kartu kredit Israel mengklaim, Selasa (2/1), bahwa dari ribuan data yang dibobol dan ditampilkan hacker tersebut hanya 400 diantaranya yang otentik. Meski demikian, lepas dari 400 atau 60 ribu, hacker "0xOmar" telah menggemparkan Israel hingga negara itu melibatkan Mossad dan interpol untuk mengungkap pelaku sebenarnya.

Lalu apa maksud "0xOmar" membobol kartu kredit dan mengancam sistem data Israel? "Saya ingin merusak finansial dan sosial Israel," katanya dalam email itu. [IK/Rpb/bsb]

Minggu, 08 Januari 2012

Makam Mbah Kwitang

– Siapakah Mbah Kwitang? Sosok dengan nama lengkap Habib Abdurrahman bin Abdullah Al Habsyi ini menjadi perhatian akhir-akhir ini lantaran makam persemayanan terakhirnya di Jl Inspeksi Kali Ciliwun yang awalnya akan dipindahkan tiba-tiba menjadi pusat perhatian masyarakat gara-gara menyemburkan air bersih.

Kejadian unik di Makam Mbah Kwitang

Foto Makam Mbah Kwitang

Foto Makam Mbah Kwitang (detikcom)

Kejadiannya berawal saat makam Mbah Kwitang hendak dibongkar, seketika itu keluar air yang menyembur dari dalam kuburan. Ini membuat banyak masyarakat yang ingin melihat dan berbondong-bondong datang untuk berebut air yang menyembur dari makam Mbah Kwitang.

Makam Mbah Kwitang sendiri selama ini dianggap keramat oleh masyarakat sekitar areal pemakaman. Karena dianggap keramat, maka air bersih yang keluar dari dalam makam dipercaya mampu untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Dalam penuturan salah satu ahli waris makam Mbah Kwitang yang bernama Habib Muhammad Amin bin Sholeh kepada Poskota, kucuran air semakin deras yang terjadi pada Senin (28/6). Hari demi hari volume air yang menyembur semakin deras. Lantaran dikhawatirkan akan menggenangi makam, maka air itu disedot keluar dengan menggunakan pompa.

Menurut Muhammad yang mengaku keturunan keenam dari Habib Ali Kwitang alias Mbah Ali Kwitang, air yang keluar dari makam Mbah Kwitang hanya merupakan fenomena alam.

“Saya tidak mau membenarkan atau menyalahkan animo masyarakat ini. Karena akan berdampak pada sikap syirik”

Jelas Muhammad, Habib Abdurrahman bin Abdullah Al Habsyi yang wafat pada 1881 ini merupakan ayah Habib Ali Kwitang, yang dipercaya sebagian masyarakat sebagai tokoh penyebar ajaran Islam di tanah Betawi.

Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat langsung menyatakan bahwa air yang keluar dari makam dinilai najis, lantaran air tanah makam terdapat banyak kotoran yang mungkin saja berasal dari jenazah.

“Kebersihan air itu harus segera diteliti,” kata Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat, Mohammad Anwar Ibrahim.

Al-Kwitang


Silahkan yang mau hadir di pengajian habib ali bin abdurrahman di kwitang, senen, jakarta pusat. setiap hari ahad jam 9.00-11.00wib Islamic Center Indonesia (ICI)




dan yang mau latihan beladiri silat juga bisa menghubungi H.Zakaria (tokoh pendekar kwitang/ Silat Indonesia)
























ada bang madit di ICI :-D








Uje ketika mengisi acara maulid di MD.Citra Syuhada Asri Maret 2011







habib riziq juga pernah ke kwitang loch..

dan juga di kwitang ada Madrasah Diniyah Al-Riyadh, Citra Syuhada Asri, dan Al-Falah

PKS: Pembangunan Infrastruktur di DKI Telah Maksimal


Upaya Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam mengatasi kemacetan dengan membenahi infrastruktur di ibu kota dinilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah maksimal. Kehadiran bus Transjakarta yang kini telah memiliki 10 koridor dan pembangunan proyek mass rapid transit (MRT) merupakan bentuk keseriusan Fauzi Bowo di empat tahun kepemimpinannya dalam menata persoalan transportasi di ibu kota menjadi lebih modern dan terintegrasi.

Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Selamat Nurdin, menilai penanganan insfrastruktur di ibu kota cukup baik. Bahkan, saat ini proyek MRT dijadwalkan bisa beroperasi pada 2016 mendatang, telah masuk dalam tahap pra kualifikasi.

“Perbaikan transportasi untuk mengurai kemacetan juga sudah dapat dilihat hasilnya. Di antaranya dengan telah beroperasinya 10 koridor bus Transjakarta. Termasuk feeder busway yang baru diresmikan kemarin,” katanya, Senin (3/10).

Selamat menilai, langkah pembatasan angkutan berat di ruas tol dalam kota, juga merupakan salah satu terobosan baik yang dilakukan Pemprov DKI. Sehingga kemacetan di tol dalam kota bisa terurai serta menambah kecepatan rata-rata kendaraan.

Selain itu, rencana pembangunan bendungan raksasa di Teluk Jakarta yang digagas Fauzi Bowo, juga mendapat perhatian. Mengingat dengan adanya bendungan raksasa tersebut diharapkan dapat menyelamatkan Jakarta dari ancaman banjir besar dan abrasi dari kawasan Pesisir Jakarta. Selain itu, difungsikannya Kanal Banjir Timur (KBT) pada akhir 2009 lalu, terbukti dapat mengurangi titik banjir di ibu kota. Dari semula 78 titik menjadi 62 titik rawan banjir.

"DKI juga telah memiliki RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) hingga 2030 mendatang. Sehingga Pemprov sudah memiliki rencana yang jelas untuk ibu kota ke depan," jelasnya.

Terkait masih ada pelayanan yang belum maksimal, ia menilai tidak sepenuhnya kesalahan dibebankan kepada Pemprov DKI atas sesuatu yang belum berhasil dilakukan. Karena di beberapa peraturan ada campur tangan dari pemerintah pusat. "Seperti masalah transportasi ada wewenang dari pemerintah pusat untuk memberikan kebijakan. Tapi semuanya sudah bagus dan menuju perbaikan," jelasnya.

Ia menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta menjalankan koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat. Selain itu, pembagian tugas dengan wilayah penunjang di sekitar Jakarta juga perlu mendapat perhatian

http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?nNewsId=46550

PKS Nilai Positif Revisi Perda Perpasaran


Revisi Perda No 2 tahun 2002 tentang Perpasaran Swasta yang kini di tangan pihak legislatif, dinilai Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD DKI sebagai suatu hal yang positif. Sebab, secara substansial dalam revisi itu juga diatur tentang pembangunan dan pendirian pasar modern yang harus mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

"Pembahasan revisi perda ini diharapkan menjadi momentum untuk menata kembali keberadaan pusat perbelanjaan dan minimarket, serta kebangkitan pasar dan pedagang tradisional," jelas Nurjanah Hulwani, anggota FPKS DPRD DKI, Senin (6/6).



Nurjanah menambahkan, pengaturan perlu dilakukan untuk mengurangi dampak negatif dari keberadaan pusat perbelanjaan yang selama ini terjadi.
 Menurutnya, pengembangan pasar tradisional ke depan juga perlu diikuti dengan pembinaan bagi pedagang pasar tradisional. Khususnya dalam bidang kualitas barang dan pelayanan kepada konsumen sehingga bisa lebih bersaing dengan pasar modern.

"Pemprov DKI harus berupaya menciptakan dan memberikan intensif bagi terbentuknya brand image pasar yang khas," tandasnya.

Terkait penghapusan pasal 10 tentang luas dan jarak tempat penyelenggaraan usaha, anggota Faksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Wanda Hamidah, mengatakan pasal yang dihapus justru membahas secara rinci mengenai zonasi pasar swasta. Menurutnya, zonasi masih sangat diperlukan untuk melindungi keberadaan pasar tradisional.

"Karena tanpa ada regulasi yang mengatur masalah zonasi pasar swasta akan membuat pasar tradisional semakin terpuruk," katanya.

Pasal yang juga dihapus dalam revisi perda ini yakni pasal 12 yang menyoroti masalah kewajiban pasar swasta, di antaranya kemitraan dengan usaha kecil dan koperasi, pelarangan judi, serta pencantuman label halal bagi barang-barang yang diperdagangkan. Namun hal-hal tersebut tidak lagi dibicarakan pada ajuan revisi Perda No 2 tahun 2002.



Menurut Wanda yang tidak kalah penting juga dihapusnya pasal 13 dan pasal 14 yang membicarakan masalah kewajiban pasar swasta untuk menyediakan ruang usaha bagi pedagang kecil atau pedagang kaki lima seluas 10 persen hingga 20 persen dari luas bangunan dan tidak dapat diganti dalam bentuk lain. "Kami berpendapat usaha pendamping seperti ini sangat membantu dan penting bagi rakyat kecil dalam mendorong kemajuan usahanya," imbuhnya.

Pendataan e-KTP di Jakarta Diperpanjang


Kementerian Dalam Negeri mengabulkan permintaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperpanjang waktu pendataan KTP elektronik (e-KTP) hingga April 2012.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Purba Hutapea, mengatakan permintaan diajukan karena hingga 22 Desember, warga yang terdatar e-KTP baru mencapai 63,99 persen. “Permintaan perpanjangan hingga April 2012 dikabulkan,” kata Purba di Jakarta.

Berdasarkan data, hingga 22 Desember, warga yang sudah terdata mencapai 4.779.813 atau 63,99 persen dari 7.472.259 warga wajib KTP.

Rinciannya di Jakarta Barat sebanyak 1.790.729 warga, 1.319.978 warga di Jakarta Timur, 1.053.332 warga di Jakarta Selatan, 761.002 warga di Jakarta Utara, 553.064 warga di Jakarta Barat, dan di Kepulauan Seribu mencapai 12.708 warga.

Perpanjangan pendataan e-KTP ini, lanjutnya, sesuai dengan surat Menteri Dalam Negeri Nomor 471.13/5079/SJ tanggal 20 Desember 2011 Perihal Perpanjangan Waktu Pelayanan e-KTP Secara Massal Untuk 197 Kabupaten/Kota termasuk di DKI Jakarta.

Dengan demikian, maka sebanyak 619 perangkat, dan dua perangkat mobile (bergerak) akan tetap berada di DKI hingga April mendatang. Padahal sebelumnya direncanakan ditarik untuk dipindahkan ke kota lainnya di Indonesia.

Purba berharap perpanjangan waktu peminjaman ini dapat mengakomodir warga yang belum didata. “Kami harap masyarakat antusias datang ke kelurahan untuk mengurus e-KTP sebagai warga negara yang baik,” ujarnya.

Meski diperpanjang, Dinas Dukcapil DKI tetap akan membeli perangkat untuk pendataan reguler, setiap kelurahan satu alat. Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2012, Dukcapil DKI mengajukan anggaran sebesar Rp 7,4 miliar untuk pengadaan perangkat e-KTP.

Diperkirakan harga satu perangkat senilai Rp 41,3 juta yang terdiri dari 12 jenis barang, di antaranya kamera digital, komputer, pemindai retina mata, dan server.

Jumat, 06 Januari 2012

Manajemen Benci dan Cinta


Empatbelas abad silam, setiap pagi seorang lelaki menemui seorang pengemis yahudi tua renta, tak bergigi, lumpuh serta buta kedua matanya, untuk melembutkan makanannya. Pengemis itu begitu membenci Islam sebagaimana ia membenci Rosulullah saw.

Saking begitu besar kebenciannya terhadap Rasulullah, sehingga setiap harinya ia senantiasa mencaci maki Rasulullah saw. Ia memuntahkan kebenciannya kepada Nabi yang datang dari bangsa Arab, bukan Yahudi.

Selain melembutkan makanan, lelaki itu juga memberikan suap demi suap makanan ke mulut sang pengemis tua itu. Dan pada setiap kali suapan itu pula, sang pengemis berkata “bunuh Muhammad... bunuh Muhammad” dan berbagai cacian yang terus keluar dari mulutnya.

Namun si Lelaki ini tetap saja dengan lembut memasukan makanan sesuap demi sesuap ke dalam mulut pengemis tua tersebut, hingga suatu ketika si lelaki tersebut tidak lagi datang menyuapi.

Hari itu, Abu Bakar Ash Shidiq menggantikan perannya. Suap demi suap makanan di masukkan ke dalam mulut si pengemis. “Siapa kau?” pengemis itu terkejut. "Engkau pasti bukan orang yang biasa menyuapiku. Orang itu lebih lembut daripada kau,” lanjutnya,

Abu Bakar menjawab dengan bertanya, “Engkau tahu siapa yang biasa menyuapimu?" Abu Bakar melanjutkan perkataannya. “Dialah Muhammad, Rasulullah. Kini beliau telah wafat. Maka aku datang menggantikan beliau."

Terhenyaklah si pengemis yahudi itu. Serta merta ia menangis. Air matanya
deras mengalir di pipinya. Hingga beberapa saat kemudian, dia pun menyatakan dirinya masuk Islam.


Ada buah yang bisa dipetik dari kisah tersebut betapa maasa lalu, kini dan masa depan selalu terkait, karena itu berhati-hatilah dan waspadai kecenderungan hati, sebab apa yang ada di hati saat ini bisa berubah total di masa depan. Berujar seorang ulama besar Ibnu Katsir, “Harapan itu maksudnya Allah mengubah cinta sesudah benci, rasa sayang sesudah berlawanan, dan keakraban sesudah bercerai berai."

Menyangkut perasan suka dan benci, sahabat sekaligus sepupu Rasulullah saw, Ali bin Abi Thalib ra “Bencilah musuhmu sekedarnya. Karena boleh jadi suatu hari nanti ia akan jadi orang yang kau cintai” (Ali bin Abi
Thalib ra).

Sungguh, bahwa segala sesuatu terdapat kadarnya, maka janganlah kita berlebihan terhadapnya. ”Jadikan rasa cenderungmu senantiasa wajar” (Ibnul Jauzi). Dengan hadirnya rasa benci ataupun cinta, rasa sayang ataupun
bermusuhan, serta keakraban ataupun bercerai berai, mampu membawa kita untuk memahami sebuah proses Bahwa segalanya akan senantiasa mengalami perubahan.

Hati dan perasaan yang ditumbulkan selalu mengalami proses perubahan yang tak akan pernah terhenti hingga sang waktu telah terhenti dengan sendirinya.

Adanya perubahan yang mengajarkan kepada kita untuk menghindari sikap mengklaim ataupun justifikasi terhadap seseorang karena telah hadir rasa kecenderungan dalam diri. Perlu untuk memahamkan dan menanamkan dalam diri, bahwa rasa kecenderungan itu akan dapat berubah di waktu yang tak ditentukan sebagaimana kisah pengemis tersebut diatas.

Sebagaimana pula banyaknya orang-orang Quraisy yang memeluk islam setelah kota Mekkah di taklukkan. Sebagaimana pula kisah Umar bin Khattab yang pada awal mulanya begitu membenci islam dan Rasulullah saw bahkan hampir membunuhnya, namun pada akhirnya ia menjadi salah satu sahabat terbaik Rasulullah saw, yang begitu mencintai islam dan Rasulullah saw.

Tak dapat di pungkiri bahwa setiap manusia memiliki kecenderungan perasaan terhadap sesuatu, baik itu manusia atau benda. Namun, yang terpenting bagaimana memanajemen kecenderungan tersebut dan melatih diri untuk selalu memiliki alasan dan dasar yang kuat pada kebenaran. Sehingga ketika mencintai sesuatu maka ia layak dicintai karena kebenaran dan ketika membenci juga berdasar kebenaran.

Sangat bijak untuk mengikuti doa Rasulullah “Ya Allah, cintakanlah kami akan keimanan dan jadikanlah ia hiasan dalam hati-hati kami, dan jadikanlah kami membenci kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan” (HR.Ahmad)

Belajar berlaku adil, dengan menempatkan segala sesuatu pada tempatnya, serta sesuai kadarnya. “Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang diantara kamu dengan orang-orang yang pernah kamu musuhi di
antara mereka...” (QS.Al Mumtahanah:7) . Wallahu 'alam bi shawab


Penulis adalah sahabat Republika Online yang kini menjadi guru IPS Terpadu di SMPIT Az Zahra Sragen

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan