Tampilkan postingan dengan label palestine. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label palestine. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Januari 2012

Syaikh Muhammad Badi’: Ikhwanul Muslimin Semakin Mendekati Khilafah Islamiyah

Ikhwanul Muslimin semakin dekat untuk mencapai “tujuan akhir” yang ditetapkan oleh pendiri Ikhwanul Muslimin  Hasan Al Banna pada tahun 1928. Proyek ini dimulai dengan pembentukan pemerintahan dan berakhir dengan pembentukan sebuah khilafah Islamiyah, kata Syaikh Muhammad Badi’, Mursyid ‘Amm Ikhwanul Muslimin di Mesir pada hari Kamis kemarin (29/12), dalam pesan mingguannya di situs resmi kelompok tersebut.
Ketika Ikhwanul Muslimin pertama memulai misinya, mereka bertujuan untuk membimbing dan mendukung kebangkitan bangsa sehingga dapat memperoleh kembali posisinya setelah lama mengalami keterlambatan dan resesi, Badie mengatakan.
Dia melanjutkan dengan menjelaskan dua tujuan yang digariskan oleh Imam Hasan Al Banna di konferensi keenam jamaah Ikhwanul Muslimin. Tujuan pertama adalah untuk meningkatkan jumlah keanggotaan jamaah. Yang kedua adalah pembentukan sebuah rencana jangka panjang untuk melakukan reformasi dari semua aspek kehidupan masyarakat.
Imam Hasan Banna menentukan tahap di mana tujuan akhir dapat dicapai, kata Syaikh Muhammad Badi’. Langkah pertama adalah pembinaan individu, keluarga, lingkungan masyarakat, sistem pemerintahan, dan akhirnya membangun sistem khilafah Islamiyah.
Dalam pesannya Kamis kemarin, pemimpin Ikhwan mengaitkan Arab Spring dengan tujuan akhir dari Ikhwan, mengatakan bahwa pemberontakan bermaksud untuk mencapai target tertentu, di mana mereka menolak untuk berkompromi.
“Dalam musim semi Arab tekad revolusioner rakyat untuk mencapai target tertentu di mana mereka setuju, dan tidak pernah berkompromi, merupakan faktor utama dalam menjatuhkan rezim yang menindas dan setiap organisasi yang korup. Kita sekarang semakin dekat untuk mencapai kebaikan yang lebih besar untuk mendirikan sebuah rezim yang berkuasa yang sesuai dengan yang kita inginkan termasuk semua lembaga dan elemen,” kata Syaikh Muhammad Badi’.
Dia menuduh para penentang Ikhwanul Muslimin berusaha menghalangi jamaah dengan menciptakan konflik-konflik yang tidak perlu, yang pada kenyataannya hanya dalih untuk merobek persatuan bangsa dan membatalkan revolusi.
“Kami, setelah majelis syura, akan bergerak maju, dan kami berkomitmen untuk mencapai tujuan bangsa dan revolusi yang kami inginkan, termasuk mewakili jutaan rakyat Mesir di parlemen dan mulai pembentukan lembaga negara yang adil, ” kata Syaikh Muhammad Badi’ menegaskan.

Kamis, 05 Januari 2012

Konser Nasyid Kemanusiaan 7 kota untuk Palestina..

HADIRILAH..!!!

Konser Nasyid Kemanusiaan 7 kota untuk Palestina..
di Kota Jakarta Timur, Asrama Haji Gedung Serba Guna II Pondok gede.
(http://alamatku.com/direktori/asrama-haji-pondok-gede)

Waktu Ahad, 8 Januari 2012. pukul 08.00 - 12.00 WIB.

Pengisi Acara :
- Izzatul Islam
- Shoutul Harokah
- Justice Voice Nasyid
- F-One Nasheed Full
- Green Voices

Orasi :
- Dr. Muqoddam chollil, MA ( Ketua KNRP Pusat)
- IR. Tri Wisaksana, M.SC ( Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta)
- Syaikh Abu Mukmin Al-Hafidz dari Palestina

MC : Bang Ipul Gondes dan Faris "Justice Voice"


Ticket GRATISS>>>>>
Ayoo... Berikan Infaq terbaik anda untuk Palestina..

Informasi :
Hubungi ANN DKI JAKARTA :
(sms) 085691746094-085782314090
(call) 08121985171-98985171

Grup FB Konser Nasyid 7 Kota untuk Palestina : https://www.facebook.com/groups/213771988687935/

Blog : http://www.nasyidjakarta.blogspot.com/

Ket : Bazaar Free.. (catt : panitia tidak menyediakan meja/kursi/litsrik)

Rute Angkot :

Dari Blok M
Kopaja 57 turun di cililitan - Naik angkot no KWK 04 atau KWK CH jurusan pondok gede - cililitan..turun di lokasi
-atau-
Bus 45 warnanya merah turun di UKI - naik angkot 461 turun dilokasi

Dari Kp Rambutan
Naik angkot 40 , turun di Lokasi

Busway :
Halte Pinang Ranti - Jalan kaki/angkot ke lokasi

Organized by :
Ann Dki Jakarta
DPD PKS Jakarta Timur

Media Patner :
Nurisfm Tangerang
Radio ERDAMAH FM
RadioSuara Baiturrahman
Laatahzan TV

Live Streaming on http://www.nurisfm.blogspot.com/

Rabu, 04 Januari 2012

Inilah Pemenang Lomba Foto ASPAC

Islamedia - Alhamdulillah, proses penjurian lomba foto ASPAC telah selesai. Sebanyak 149 foto turut memeriahkan lomba yang digelar 4 desember lalu. Sungguh suatu jumlah yang luar biasa menginggat waktu lomba yang hanya satu minggu. Ucapan terima kasih layak kami berikan pada para peserta lomba.

Semoga lomba ini tidak hanya untuk mengasah skill fotografi kita tapi juga merupakan wujud kepedulian terhadap rakyat palestine. Tidak lupa kami berikan penghargaan bagi para juri: Mas Teguh Sudarisman (Editor in Chief TGIF Mags), Mas Aji Bonn (Fotpgrafer dan Pemilik studio Kodok Ijo), dan Ndaru Gayatri (komunitas MP4Palestine) yang ditengah kesibukannya meluangkan waktu untuk menilai foto2 pada lomba kali ini.

Permohonan maaf juga kami sampaikan pada peserta atas keterlambatan pengumuman ini.

Akhirnya setelah melalui proses penjurian yang cukup panjang, dengan kerendahan hati kami umumkan pemenang sebagai berikut:

Kategori SLR

Juara 1 : Freedom For Palestine

Fotografer : Khairuddin Safri

Juara 2 : Raise the flag high through the sun
Fotografer : Asep hegar perdana

JUARA 3 : Bike For Palestine
Fotografer : Muzani Ranau

Kategori Pocket/HP

Juara 1: "Children Indonesia Support for Palestinie"
Fotografer : Khotibul Umam

Juara 2: Bebaskan Palestinaku
Fotografer: Putri Nurhadiyanti

Juara 3 : Untuk Palestina
Fotografer : andy Saputra

Juara Favorit :
Raise the flag high through the sun

Fotografer : Asep hegar perdana


MP4Palestine

Kamis, 29 Desember 2011

Dengarkan Suara Rakyat Palestina


Gelombang demokratisasi yang saat ini berlangsung di Timur Tengah berdampak baik bagi perkembangan perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan. Rakyat Palestina harus menyambut angin reformasi yang sedang berhembus di Timur Tengah dengan semangat persatuan dan menghindari perselisihan  diantara faksi-faksi perjuangan Palestina.

Gelombang demokratisasi di Timur Tengah atau sering disebut Arab Spring mempunyai kesamaan karakter antara negara yang satu dengan lainnya, yaitu kejatuhan rezim oleh gelombang ketidakpuasan rakyatnya.

Demikian dikatakan Wakil Ketua DPP PKS Bidang Kebijakan Publik, Almuzammil Yusuf dalam deklarasi masyarakat Asia Pasifik untuk Kemerdekaan Palestina (Asia Pacific Community for Palestine) di Marocco House, jalan Tasikmalaya Menteng, Jakarta, Selasa (29/11/2011).

Hadir dalam deklarasi tersebut Suripto dari Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), koordinator AsPac Community for Palestine Bachtiar Nasir, pakar hukum Bambang Widjojanto, Dubes Palestina Fariz Mehdawi, Ketua Harian Komite Nasional UNESCO untuk Indonesia Arif Rahman, perwakilan Walubi, Persatuan Pemuda Katolik, dan sejumlah ormas lainnya.

"Gerakan demokratisasi atau Arab Spring berangkat dari kesamaan, yakni tuntutan agar rezim yang berkuasa harus mendengar suara hati publik. Karena itu faksi-faksi di Palestina, Hamas dan Fatah harus menghilangkan perbedaan. Pemerintah Palestina harus mendengar suara hati rakyatnya, bukan suara Amerika," cetus Almuzammil.

Lebih lanjut Almuzammil mengatakan, Arab Spring menggambarkan suara hari rakyat Arab yang menginginkan keadilan dan kebebasan, serta memberikan kesempatan kepada gerakan-gerakan Islam untuk tampil. Menurutnya, apa yang terjadi di Timur Tengah sangat besar karena ada rekayasa Allah SWT dan memberikan harapan baru bagi perjuangan di Palestina.

"Apa yang terjadi di sana saat ini diluar analisa pakar-pakar politik internasional. Ini sesuatu yang besar karena ada intervensi Allah. Di Mesir, kelompok Islam menang. Di Tunisia, kelompok Islam menang. Di Maroko juga demikian. Kemungkinan di Suriah pun demikian. Karena itu kita harus terus memberikan dukungan perjuangan kepada mereka dan tetap bekerja," jelas anggota komisi I DPR RI ini.

Diluar jazirah Arab, kata Almuzammil, rakyat Palestina bergantung pada dua kekuatan Islam yang besar, yakni di Asia Tengah (Turki) dan Asia Tenggara (Indonesia). Gelombang dukungan dari Turki dan Indonesia akan melengkapi gelombang yang muncul di Timur Tengah untuk menekan Israel. Karena bangkitnya kekuatan Islam di sejumlah negara Arab, lanjutnya, akan memberi tekanan yang semakin kuat terhadap Israel.

"Karena itu kondisi ini harus dimanfaatkan rakyat Palestina untuk memperkokoh persatuan, dan pemerintah Palestina harus mendengarkan suara hati rakyatnya," pungkas Almuzammil.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan